“Itu mungkin tradisi Fahri Hamzah kali ya, tapi kalau di NasDem sih nggak seperti itu, PKS nggak seperti itu, Demokrat tidak seperti itu. Mungkin di partai dia kali seperti itu”, kata Ahmad Ali seperti dikutip dari laman Detik.com, Sabtu 19 November 2022.

Menurutnya, politik itu milik anak bangsa, bukanlah milik kelompok-kelompok berduit dan politik akan berjalan dengan penuh kegembiraan.
Selain itu, Ahmad Ali menyarankan kepada partai-partai lain untuk tidak campur tangan terhadap urusan partai orang lain.
“Biarlah kemudian politik ini kita jalanin dengan riang gembira tanpa ada intrik”, ujarnya.
Ucapan Fahri Hamzah
- Rocky Gerung Nilai Partai Demokrat Tidak Lagi Sejalan Dengan Koalisi Perubahan
- Partai Demokrat Resmi Keluar dari Koalisi Pengusung Bacapres Anies Baswedan
- Anies Baswedan Angkat Bicara Terkait Polemik JIS
- Yenny Wahid Disebut Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan
- Langkah Airlangga yang Menguatkan KIB Bakal Bubar dan Anies Terancam Dijegal
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah belum lama ini membuat pernyataan yang menyinggung perasaan kader-kader partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.
Bagaimana tidak, Fahri Hamzah menyebut batalnya deklarasi pro Anies pada 10 November 2022 lalu, dikarenakan bandar yang belum siap.
Menurut Fahri Hamzah, deklarasi itu batal karena uang belum terkumpul bahkan menyinggung angka 20 persen. Menurutnya, itu sudah gagal.
“Deklarasi tanggal 10 November sudah gagal, gara-gara bandar belum siap. Sudahlah, kita kan sudah tau semua. Bandar belum sepakat duit belum terkumpul. 20 persen belum terkumpul, ya gagal”, ujar Fahri Hamzah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
