Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mengatakan bahwa BuzzeRp telah menimbulkan luka bagi bangsa.
Hal itu dikatakan Said Didu sebab menilai bahwa BuzzeRp telah menghancurkan kohesi sosial dan toleransi dalam masyarakat.
Menurutnya, butuh satu generasi untuk menyembuhkan kerusakan yang telah dibuat para BuzzeRp tersebut.
“Mereka para buzzeRp sudah menghancurkan kohesifitas sosial dan toleransi,” katanya melalui akun Twitter Msaid_didu pada Sabtu, 12 Maret 2021.
“Luka bangsa yang mereka buat butuh satu generasi untuk menyembuhkan kerusakan yang mereka buat,” tambahnya.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Said Didu membagikan cuitannya itu bersama sebuah cuitan dari ekonom senior, Rizal Ramli.
Rizal Ramli mengatakan bahwa BuzzeRp telah menciptakan dan menyebarkan banyak kebohongan hingga memecah persatuan bangsa.
Bukan hanya itu, Rizal Ramli juga mengatakan bahwa para BuzzeRp ini dipelihara oleh pemerintah.
Ia bahkan menandai akun Presiden Joko Widodo dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko.
“BuzzerRP menghadirkan ilusi, mempabrikasi kebohongan demi kebohongan, memecah belah anak bangsa, dan akhirnya merusak fondasi demokrasi,” katanya melalui akun Twitter RamliRizal.
“Mereka dipelihara oleh kekuasaan. Cc @jokowi Mas @Dr_Moeldoko,” sambungnya.
Meski dipelihara oleh kekuasaan, menurut Rizal Ramli, BuzzeRp justru merusak citra pemerintah.
“BuzzeRP justru merusak citra pemerintah,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
