Soal Din Syamsuddin, Gus Sahal: Dia Tak Segan Pakai Jargon Islam Bela Kaum Radikal
Komentar

Soal Din Syamsuddin, Gus Sahal: Dia Tak Segan Pakai Jargon Islam Bela Kaum Radikal

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Akhmad Sahal atau akrab disapa Gus Sahal menanggapi tudingan yang menyebut Din Syamsuddin radikal.

Gus Sahal lewat cuitannya di Twitter, Minggu 14 Februari 2021, menilai tudingan terhadap Din Syamsuddin tersebut ngawur.

Pasalnya, kata Sahal, mantan Ketum PP Muhammadiyah itu bukanlah radikal melainkan seorang politisi pragmatis yang memanfaatkan segala cara untuk berkuasa.

“Tuduhan ngawur. Pak Din Syamsuddin jelas gak radikal. Menurutku dia politisi pragmatis aja yang memanfaatkan segala cara untuk berkuasa,” cuit Gus Sahal.

Menurutnya, jika Din Syamsuddin berada di luar kekuasaan maka dia tak segan memakai jargon Islam untuk membela kaum radikal saat mereka menyerang pihak yang berkuasa.

DPRD Kota Makassar 2023
Baca Juga

“Kalo berada dalam kekuasaan, dia anteng. Tapi kalo di luar, dia tak segan pake jargon-jargon Islam atau belain kaum radikal untuk gembosin yang berkuasa,” ungkap Gus Sahal.

Sebelumnya, Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Laporan tersebut tertuang dalam surat nomor 05/Lap/GAR-ITB/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020, perihal Laporan pelanggaran Disiplin PNS atas nama Terlapor Prof. Dr.. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D, dan surat nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021 tanggal 28 Januari 2021, perihal Hukuman disiplin PNS a/n Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. Ph.D.

Setelah menerima surat tersebut, KASN meneruskan surat pelaporan itu kepada Menkominfo Johnny G Plate selaku Koordinator Tim Satgas Penanganan Radikalisme untuk ditindaklanjuti.

“Sesuai kewenangan Tim Satgas melalui Surat KASN Nomor: B-3766/KASN/11/2020 tanggal 24 November 2020, perihal Pelimpahan atas Laporan pengaduan GAR ITB tersebut,” kata Ketua KASN Agus Pramusinto dalam keterangan tertulisnya, Jumat 12 Februari 2021.

Selain itu, kata Agus, KASN juga akan meminta klarifikasi dan menindaklanjuti laporan terhadap Din Syamsuddin itu kepada Kemenag. Surat sudah dikirimkan dan juga telah ditembuskan kepada Ketua GAR-Alumni ITB.

“Meminta klarifikasi dan tindaklanjut atas dugaan pelanggaran Terlapor kepada Menteri Agama melalui Surat Nomor B-613/KASN/2/2021 tanggal 4 Februari 2021 yang juga telah ditembuskan kepada Ketua GAR-Alumni ITB,” ujarnya.