Soal Interpelasi Formula E, Yunarto: Kalo Ngasih Keterangan Aja Takut, Berarti Ada Indikasi Kejanggalan

Soal Interpelasi Formula E, Yunarto: Kalo Ngasih Keterangan Aja Takut, Berarti Ada Indikasi Kejanggalan

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya turut ikut dalam ramainya perbincangan soal pengajuan Hak Interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengenai Formula E.

Yunarto mengatakan bahwa jika memberikan keterangan dalam interpelasi saja takut, maka ada indikasi bahwa memang terdapat kejanggalan dalam Formula E.

Ia menjelaskan, hak interpelasi itu hanya meminta keterangan Pemerintah mengenai kebijakan strategis.

Hak Interpelasi itu, kata Yunarto, berbeda dengan Hak Angket yang merupakan penyelidikan terhadap kebijakan yang dianggap melanggar.

“Kalo ngasih keterangan aja nolak/takut, berarti ada indikasi jangan-jangan memang ada yang janggal di formula E. Sesimple itu,” katanya melalui akun Twitter Yunartowijaya pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

Baca Juga

Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan dan PSI DPRD DKI Jakarta telah resmi mengajukan surat usulan Hak Interpelasi terkait gelaran Formula E. 

Dilansir dari CNN Indonesia, surat usulan tersebut disampaikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Adapun Anies Baswedan mengaku bahwa persoalan interpelasi tersebut tak menyita perhatian pihaknya. 

Ia mengatakan, pihaknya lebih mengutamakan kepentingan warga di tengah pandemi Covid-19 ketimbang masalah interpelasi Formula E.

“Yang terpenting adalah warga Jakarta selamat, warga Jakarta bisa bekerja dengan baik, kondisi pandemi tertangani dan kemudian kita bisa maju menjadi kota yang lebih tangguh,” kata Anies pada Jumat, 27 Agustus 2021.

Kendati demikian, Anies mengatakan interpelasi adalah hak anggota dewan sehingga ia pun menyerahkan prosesnya berjalan di Dewan Kebon Sirih.

“Biarkan itu proses berjalan di internal dewan, karena itu bukan menyangkut kami, ini adalah usulan di dalam dewan yang nanti akan diproses secara internal oleh dewan,” ujar Anies Baswedan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.