Soal Isu Kelelawar di Soppeng Mengandung Virus Corona, Ini Tanggapan Mantan Wabup Supriansa

Soal Isu Kelelawar di Soppeng Mengandung Virus Corona, Ini Tanggapan Mantan Wabup Supriansa

FH
FD
Farel Haeril
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Soppeng – Ahli Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Agus Setiono menyebutkan virus corona juga ditemukan di kelelawar yang hidup di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Soppeng.

Menanggapi pernyataan tersebut, Anggota DPR RI Komisi III Supriansa mempertanyakan siapa peneliti (dokter hewan) yang pernah ke Soppeng untuk melakukan penelitian kalelawar di Soppeng.

“Jika pernah ada yang meneliti di Soppeng, maka  saya menghargai penelitan itu, dan kita butuh kejelasan siapa peneliti yang pernah datang ke Soppeng untuk meneliti kalelawar Soppeng dan apa hasilnya, karena sampai hari ini tidak ada masyarakat Soppeng terjangkit virus tersebut,” ujar mantan Wakil Bupati Soppeng ini.

Pihaknya juga meminta Dinas Kesehatan Soppeng agar menggandeng dokter-dokter hewan untuk meneliti kelelawar (kalong) di Soppeng.

Dia menambahkan bahwa kalelawar Soppeng sudah hidup dengan masyarkat hingga berpuluh tahun sampai ratusan tahun. Malah, kata dia, ada sebagian masyarakat yang mengkonsumsi hati kalelawar untuk dijadikan obat.

Supriansah berharap agar masyarakat Soppeng tidak perlu panik dengan isu-isu yang beredar.

“Karena kalelawar Soppeng sudah hidup dengan masyarakat Soppeng beratus-ratus tahun lalu,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.