Soal Isu Provinsi Sunda Raya, Ali Syarief: Dipicu oleh Pelecehan Bahasa Sunda!

Soal Isu Provinsi Sunda Raya, Ali Syarief: Dipicu oleh Pelecehan Bahasa Sunda!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Setelah, Masyarakat Sunda sempat dihebohkan dengan pernyataan anggota DPR RI fraksi PDIP Arteria Dahlan. Kini yang terbaru wacana Maklumat Sunda mengusulkan pendirian Provinsi Sunda Raya.

Terkait hal itu, Ali Syarief Akademisi Cross Culture Institute pun memberikan tanggapan cuitan melalui akun Twitter pribadinya @alisyarief.

Meskipun sebelumnyam Para Tokoh Sunda telah memberikan pernyataan klarifikasi soal isu Provinsi Sunda Raya.

Menurut Ali Syarief, munculnya Maklumat Sunda tersebut dipicu karena adanya pelecehan terhadap Bahasa Sunda.

“Dipicu oleh pelecehan kepada Bahasa Sunda,” ujarnya.

Sebelumnya, para tokoh Sunda pun menanggapi perihal kabar isu Provinsi Sunda Raya yang meliputi menggabungkan Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Menurut para tokoh Sunda pendirian provinsi Sunda Raya tersebut hanya sebatas ilusi. Dikutip dari Galamedia. Senin, 7 Februari 2022.

Dalam hal ini, para tokoh Sunda menegaskan bahwa pendirian Provinsi Sunda Raya hanyalah khayalan atau angan-angan semata.

Rupanya pernyataan para tokoh Sunda tersebut tururt dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Profesor Didi Turmudzi, anggota DPR RI, TB Hasanuddin, akademisi Asep Warlan, dan tokoh lainnya.

Lebih jauh, para tokoh sunda tersebut mengungkapkan bahwa pendirian Provinsi Sunda Raya itu sama sekali tidak mempresentasikan orang sunda.

Dengan demikian, adanya Maklumat Sunda tersebut hanyalah ilusi yang tidak berdasar.

Pasalnya, masing-masing provinsi dinilai masih bisa menjalankan otonomi daerah yang baik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.