Terkini.id, Jakarta- Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan kesiapannya mengimpor minyak dari Rusia.
Maksud Nicke untuk impor minyak Rusia tersebut untuk mendapatkan harga yang lebih baik.
Diketahui, selama ini hanya China dan India saja yang mengimpor minyak Rusia di tengah embargo ekonomi yang dilakukan oleh Amerika dan beberapa negara Uni Eropa kepada Rusia.
“Di saat situasi geopolitik ini, kita melihat ada opportunity untuk membeli minyak Rusia dengan harga yang baik. Pak Taufik (Dirut PT KPI) sudah melakukan approach terkait hal itu,” kata Nicke di depan Komisi VI DPR RI pada Senin 28 Maret 2022.
Nicke menambahkan terkait impor minyak Rusia sudah dilakukan pendekatan untuk mendapatkannya.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tuntaskan Satgas Haji 2026, Salurkan 4.204 KL Avtur untuk 86 Penerbangan
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi Tengah Aman Pasca Gempa Magnitudo 6,7
- Pertamina Apresiasi Ketegasan Operator SPBU Mamuju dalam Menjaga Penyaluran BBM Subsidi
Sebagaimana yang dilaporkan jawapos.com, Nicke ternyata sudah melakukan koordinasi terkait impor minyak Rusia dengan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) serta Bank Indonesia (BI).
Dia mengungkapkan akan membeli minyak murah Rusia tersebut dengan skema business to business (B2B).
“Secara politis tidak ada masalah, business to business murni, sepanjang perusahaan yang kita beli tidak kena sanksi. Kita lihat opportunity saja,” tutup Nicke.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
