Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) mengatakan bahwa kehancuran Yaman bukanlah hasil propaganda, melainkan hasil kebodohan warganya akibat pembodohan soal surga dan Tuhan.
Menurutnya, pembodohan soal surga dan Tuhan itu berakhir membuat warga Yaman saling membunuh karena merasa paling benar.
“Kehancuran Yaman adalah nyata dan bukan hasil propaganda,” kata Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 17 Desember 2021.
“Tapi hasil dari kebodohan warganya akibat pembodohan-pembodohan yang dilakukan soal surga dan Tuhan. Saling bunuh karena merasa paling benar,” sambungnya.
Ferdinand Hutahaean melakukan itu sebagai respons terhadap Komisaris Ancol, Geisz Chalifah yang menyebut bahwa perang Irak bermula dari propaganda tentang senjata pemusnah massal.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
“Selain buku-buku dan artikel tentang perang Irak yang bermula dari propaganda (Penipuan) tentang senjata pemusnah massal. Hollywood juga membuat film berjudul Green Zone dibintangi oleh Matt Damon yang bercerita tentang kebohongan tsb,” kata Geisz Chalifah.
“Lalu ada PROFESOR bicara tentang perang saudara, Dia baca buku apa?” sambungnya.
Terkait hal ini, Ferdinand Hutahaean juga menyindir balik Geisz Chalifah mengenai buku apa yang ia baca hingga selalu terdepan melakukan propaganda politik agama.
“Lantas kau baca buku apa? Kenapa di negeri ini kaummu selalu terdepan propaganda politik agama?” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
