Terkini.id, Jakarta – Eks anggota Front Pembela Islam, Novel Bamukmin menuding pemerintah lemah dalam menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Hal itu ia sampaikan saat menanggapi perihal tewasnya Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, ditembak mati oleh KKB Papua.
Menurut Novel, sudah sepatutnya pemerintah lebih berani lagi dalam menangkap KKB.
Novel mengklaim bahwa pihaknya sudah menyampaikan berulang kali perihal KKB.
“Sudah di mana-mana dan berkali kali kami sampaikan agar pemerintah punya nyali tumpas KKB yang jelas sudah ingin membuat negara sendiri,” ujar Novel, dikutip dari Pojok Satu, Senin 26 April 2021.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tak ditanganinya kelompok teroris tersebut menjadi sebuah citra tak becusnya pemerintahan era Jokowi dalam mengurus negara.
Hal itu ia katakan berdasarkan banyaknya pelaku teroris yang langsung diusut hingga ke akar-akarnya oleh pemerintah.
Berbeda dengan KKB Papua yang telah berulangkali menewaskan warga sipil hingga aparat negara, namun pemerintah masih belum bertindak.
“Yang jelas membrontak dengan senjata yang sudah banyak memakan korban dan itu jelas teroris sesungguhnya dan ini adalah potret bejat dari rezim ini atas ketidak becusan mengurus negara,” sindir Novel.
Di samping itu, titah Presiden Jokowi telah dikeluarkan agar Panglima TNI dan Kapolri segera menangkap anggota KKB.
Jokowi menyampaikan perintah tersebut dengan tegas hingga menyebut bahwa tak ada tempat bagi KKB di Indonesia.
“Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB,” ujar Jokowi dikutip dari video kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin 26 April 2021.
“Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” tegas Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
