Terkini.id, Jakarta – Aksi bejat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menyulut emosi sejumlah pihak. Setelah sebelumnya menembaki 2 orang guru, kini KKB menembak mati seorang tukang ojek hingga tewas.
Kemarin, seorang tukang ojek bernama Udin (41), tewas usai ditembak oleh KKB Provinsi Papua.
Diketahui, setelah jasadnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Timika di Kabupaten Mimika, kini Udin akan dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Kepala Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan Bandara Mozes Kilangin Timika Ipda Andi Batilu mengungkapkan bahwa jenazah korban penembakan dievakuasi menggunakan pesawat milik PT SAS dari Bandara Aminggaru Ilaga di Kabupaten Puncak.
Mozes mengungkapkan, istri dan keluarga mendampingi jenazah korban dalam penerbangan dari Kabupaten Puncak menuju Timika.
“Dijadwalkan sore ini (jenazah korban) akan diterbangkan ke Makassar dengan menggunakan pesawat milik Sriwijaya Air untuk dimakamkan di kampung halamannya,” kata Ipda Andi Batilu pada Kamis 15 April 2022 pagi dikutip dari suaracom (jaringan terkini.id).
Udin soleh anggota kelompok kriminal bersenjata lpada Rabu 14 April 2021 setelah mengantar penumpang ke kawasan Eromaga, Distrik Omikia, Kabupaten Puncak.
Udin mengalami luka tembak di bagian dada kanan yang tembus hingga punggung serta pipi bagian kiri.
Di media sosial, netizen menanggapi aksi brutal KKB tersebut dengan mencolek aktivis HAM Natalius Pigai dan Veronica Koman yang selama ini banyak membela Organisasi Papua Merdeka.
“Ada 2 guru ditembak mati dan 3 sekolah dibakar di Distrik Beoga, Kab. Puncak, Papua. Juga ancaman kelaparan karena jalur distribusi pangan via airport diputus
Mana suara para pembela HAM Papua seperti @VeronicaKoman , atau Komnas HAM dan mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigay,” tulis pemilik akun Twitter AndreOPA.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
