Soal Murtad, Gus Miftah: Lebih Baik Pindah Agama Daripada Ateis

Soal Murtad, Gus Miftah: Lebih Baik Pindah Agama Daripada Ateis

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah, Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah membahas soal orang-orang yang berpindah agama alias murtad dan juga kelompok orang yang tidak meyakini agama atau ateis.

Hal terkait murtad atau pindah agama tersebut dibahas Gus Miftah dalam video perbincangannya yang tayang di kanal YouTube Gilbert Lumoindong, seperti dilihat pada Rabu 27 Oktober 2021.

Dalam tayangan video berjudul ‘Mualaf vs Murtad: Lebih Baik Pindah Agama Daripada Ateis’ tersebut, tampak awalnya Gus Miftah menceritakan pengalaman pribadinya menuntun seorang ateis untuk masuk ke agama Islam.

Ia menceritakan, kala itu dirinya sedang mengisi sebuah acara di salah satu stasiun televisi swasta. Di sela-sela acara, Gus Miftah bertemu dengan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Islandia yang tidak percaya dengan keberadaan Tuhan alias ateis.

Pendakwah kondang itu pun bertanya kepada wanita berusia 22 tahun tersebut terkait alasannya memilih menjadi ateis.

Baca Juga

Sang WNA itu kemudian menjawab bahwa Tuhan sejatinya tidak ada, serta agama hanyalah fiksi belaka.

“Melihat pakaian saya, pakai blangkon, dia nanya siapa saya, kemudian saya jawab moslem teachers karena dia enggak paham saat saya sebut ustaz,” ujar Gus Miftah.

Menurut Miftah, WNA asal Islandia itu lantas kembali bertanya soal perlakuan Islam kepada seorang wanita.

“Kamu tahu enggak kemuliaan seorang Ratu Elizabeth, karena begitu mulianya dia, dia dianggap suci oleh rakyatnya, enggak bisa semua orang bersalaman, jangankan bersalaman mendekat saja dilarang,” jawab Gus Miftah.

Kepada sang WNA, Gus Miftah menjelaskan bahwa agama Islam sangat menghargai keberadaan seorang wanita.

“Waktu itu saya bilang sama dia, di mata kami seorang Islam, perempuan di dalam Islam lebih mulia, maka kemudian kenapa kalau kita menyukai seorang wanita harus melewati pernikahan. Karena kami memperlakukan wanita lebih dari rakyat Inggris memperlakukan Elizabeth,” tuturnya.

Mendengar penjelasan Gus Miftah tersebut, wanita ateis itu pun memutuskan untuk memeluk agama Islam.

“Langung dia bilang this is amzing for me, tanpa basa-basi, dia langsung bilang kalau mau jadi muslimah. Padahal baru 10 menit kenal saya, akhirnya saya tuntun dia, dan sekarang jadi muslim baik,” ungkap Miftah.

Maka dari itu, Gus Miftah pun menilai orang-orang yang pindah agama atau murtad lebih baik dibanding orang yang sama sekali tak percaya dengan Tuhan alias ateis.

“Makanya kalau ada orang bilang lebih baik ateis daripada beragama atau pindah agama, saya tidak setuju. Saya pikir ini keberagaman, apapun agama kalian,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.