Soal ‘Perbudakan’ Bupati Langkat, Warga Sebut Bukan Tempat Penyiksaan : Kami Mohon Pak…

Soal ‘Perbudakan’ Bupati Langkat, Warga Sebut Bukan Tempat Penyiksaan : Kami Mohon Pak…

R
Merry Lestari
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Soal perbudakan yang diduga dilakukan Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di rumah pribadinya yang sedang diusut oleh Polda Sumatera Utara, warga menyebut hal itu adalah berita hoaks dan bukan menjadi tempat penyiksaan sebagaimana yang kabar yang beredar.

Menurut salah seorang warga yang tinggal di sekitar rumah Bupati Terbit Rencana, desa Raja Tengah Balai Kasih, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, mengatakan bahwa mereka merasa justru sangat terbantu dengan adanya tempat pembinaan tersebut. 

“Sudah kami tanyai sama yang bersangkutan, orang-orang rehab. Semua cerita perbudakan, apa segala kerangkeng manusia itu semuanya hoaks itu pak,” tutur salah seorang warga yang tak disebutkan namanya itu, dalam sebuah video yang dikutip dari YouTube MetroLangkatv, Rabu, 26 Januari 2022. 

“Kami masyarakat disini udah nyaman dengan adanya rehabilitasi di rumah bapak bupati. Soalnya sudah berapa tahun itu dilaksanakan semakin meningkatkan kenyamanan di daerah kami,” timpalnya. 

Selain itu, warga juga menyebut, dengan adanya tempat rehabilitasi tersebut, membantu meningkatkan keamanan dari ancaman pencurian hewan ternak yang kerap dilakukan oleh para pecandu narkoba itu. 

Oleh karena itu, mereka sangat bersyukur dengan adanya tempat pembinaan yang dibuat Bupati Langkat nonaktif itu.

Warga desa Raja Tengah Balai Kasih itu juga menyampaikan permohonan agar tempat tersebut tidak ditutup. 

“Jadi kami mohon dengan sangat sama bapak, kalau pun ada rencana mau ditutup atau dipindahkan, kami mohon pak dengan hormat janganlah. Karena ini menguntungkan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Sumut telah memulangkan sebagian korban yang disebut dari tahanan di sel pribadi Bupati Langkat nonaktif. 

“Jumlah warga binaan, yang semula berjumlah 48 orang, hasil pengecekan tinggal 30 orang. Sebagian (warga binaan) sudah dipulangkan dijemput keluarganya,” ujar Ramadhan di Mabes Polri, Selasa, 25 Januari 2022. 

Polri memastikan dugaan perbudakan yang diduga dilakukan Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin di rumah pribadinya itu sedang diusut oleh Polda Sumatera Utara. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan saat ini Polda Sumut telah membentuk tim gabungan dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lain untuk mendalami dugaan perbudakan itu. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.