Soroti Lokasi Formula E, Yusuf Muhammad: Karma Ahok Sedang Berjalan

Soroti Lokasi Formula E, Yusuf Muhammad: Karma Ahok Sedang Berjalan

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menyoroti soal keputusan Anies Baswedan yang menjadikan pulau reklamasi Pantai Maju Bersama sebagai salah satu opsi lokasi sirkuit Formula E. Terkait hal itu, ia pun menyinggung karma Ahok.

Yusuf Muhammad lewat cuitannya di Twitter, Senin 11 Oktober 2021, menyangkutpautkan karma Ahok dengan opsi lokasi Formula E di pulau reklamasi itu.

Menurutnya, karma Ahok  sedang berjalan buat manusia-manusia munafik yang dulunya memainkan isu tolak reklamasi untuk menjatuhkan mantan gubernur DKI itu.

“Satu lagi karma Ahok sedang berjalan buat manusia-manusia munafik yang dulu mainkan isu tolak reklamasi?,” cuit Yusuf Muhammad.

Dalam kicauannya itu, Yusuf Muhammad juga menyertakan sebuah link artikel pemberitaan berjudul ‘Pulau Reklamasi Jadi Opsi Lokasi Sirkuit Formula E, Anies Dinilai Tak Paham Soal Lingkungan’.

Baca Juga

Mengutip Kompas, anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mempertanyakan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadikan pulau reklamasi Pantai Maju Bersama sebagai salah satu opsi lokasi penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E.

Menurut Gilbert, isu pulau reklamasi santer terdengar sebagai isu perusakan lingkungan, sedangkan penyelenggaraan Formula E digembar-gemborkan sebagai ajang balap yang ramah lingkungan.

“Ini terasa mengganggu, sebenarnya Formula E ini pro lingkungan atau tidak?,” ujar Gilbert.

Ia menjelaskan, penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeluarkan riset dampak lingkungan pulau reklamasi. Kawasan reklamasi, menurut Gilbert, menjadi salah satu yang terdampak karena kenaikan permukaan air laut.

“Penurunan permukaan tanah dengan pulau reklamasi ikut menjadi salah satu yang sangat terdampak karena struktur tanahnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, politikus PDIP ini juga mempertanyakan niatan Anies Baswedan yang menyebut ajang Formula E sebagai ajang untuk meningkatkan pariwisata DKI Jakarta.

Dia menilai, hingga saat ini tidak ada kajian yang menyebutkan secara spesifik keuntungan apa yang akan diperoleh masyarakat Jakarta secara langsung jika Formula E jadi digelar.

“Uang rakyat sudah keluar Rp 560 miliar akan diperoleh rakyat dalam bentuk apa? Hingga saat ini, Gubernur tidak pernah menjelaskan Formula E ini dengan terbuka dan transparan,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.