Terkini.id, Jakarta – Akademisi dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menyoroti soal PAN alias Partai Amanat Nasional yang bergabung ke koalisi Presiden Jokowi.
Menurutnya, ketika PAN memutuskan untuk bergabung dengan koalisi Pemerintah, maka sebenarnya itu bisa menimbulkan kerugian.
“Ketika hari ini PAN masuk koalisi, sebenarnya rugi karena bisa jadi elektabilitas akan turun,” jelas Ujang Komarudin, dikutip terkini.id dari GenPi pada Minggu, 29 Agustus 2021.
Ujang Komarudin mengungkapkan bahwa partai koalisi dan oposisi itu ibarat bejana yang berbeda.
Dalam artian, jikalau elektabilitas koalisi Pemerintah sedang stagnan atau turun, maka elektabilitas partai oposisi akan naik.
- Pengamat Politik Sebut Anies Baswedan Akan Menang Pertarungan Jika Tepat Memilih Cawapres 2024
- Pertanyakan Prestasi Anies Baswedan, Ujang Komarudin ke Hasto Kristiyanto: Cek Aja! Keliatan Kok, Sangat Jelas
- Pengamat Politik Ujang Komaruddin Ungkap Kemungkinan Adanya Skenario PDIP di Pilpres 2024
- Sebut Puan Berpeluang Maju di Pilpres, Ujang Komarudin: Dia Anak dari Ketum PDIP
- Anies-Khofifah Digadang Jadi Duet Baru di Pilpres 2024, Ujang Komarudin: Menarik Tapi Agak Sulit
Sebab, dalam beberapa survei belakangan ini, elektabilitas partai opisisi seperti Demokrat dan PKS cenderung naik.
Sementara partai koalisi Pemerintah, seperti PDIP, turun dari 20 persen menjadi 14-15 persen, meski masih tertinggi.
Ujang Komarudin juga menilai bahwasanya turunnya elektabilitas partai koalisi tak lain karena kepercayaan publik kepada Pemerintah yang sedang turun.
Di sisi lain, Presiden Jokowi disebut akan diuntungkan dengan masuknya PAN ke koalisi karena menambah dukungan di parlemen.
Meski demikian, Ujang menilai tetap ada nilai plus bagi PAN ketika bergabung dengan koalisi Presiden Jokowi, salah satunya jatah menteri di kabinet.
“Mungkin PAN sudah berhitung matang. Kalau dapat kabinet, dia bisa mengumpulkan uang,” ungkap Ujang.
“Kalau masuk Pemerintah, tidak diganggu, dapat back up politik,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
