Soroti Toko Ponsel di Jalan Rappocini, Dewan Minta Aparat Melakukan Penertiban

Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Andi Suharmika meminta aparat dan dinas terkait menertibkan banyaknya lahan parkir yang sudah beralih fungsi menjadi tempat jualan. 

Salah satunya terjadi di sepanjang Jalan Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan, toko ponsel memanfaatkan ruang lahan parkir sebagai tempat usaha.

Pemerintah Kota Makassar diminta membentuk tim terpadu untuk menuntaskan persoalan tersebut. Pasalnya, bila hal itu dibiarkan tak menutup kemungkinan bakal menjadi contoh buruk di tempat lain.

Baca Juga: Toko Agung Pagari Lorong Belakang Bangunan, Dewan Minta Warga yang...

“Ini yang biasa bikin tingkat kemacetan di Rappocini meningkat. Karena rollingnya itu ditempati lahan untuk berjualan, bukan lahan parkir,” kata Andi Suharmika, Kamis, 9 September 2021.

Padahal lahan perparkiran sudah jelas diatur dalam Perda No 17 Tahun 2006 tentang Retribusi Parkir Tepi Jalan, pasal 18 dimana untuk menghindari kemacetan pemilik gedung atau usaha wajib menyediakan lahan khusus parkir sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Legislator Gerindra Makassar Bagikan Takjil Gratis di Jalan Kakatua

Selain Rappocini, ia mengatakan masih banyak wilayah lain yang juga melakukan pelanggaran yang sama dengan memanfaatkan lahan parkir sebagai tempat jualan.

“Jalan-jalan saja di dapilku, dapil I, itu banyak memang di sana tak hanya Rappocini. Sebenarnya kalau mau dibilang mereka ini (Pemkot) sudah terlambat sekali kalau mau dibilang, dia tindak lanjuti terkait hal ini,” ungkapnya.

Andi Suharmika berharap aparat dan dinas terkait melakukan penindakan tetap dengan cara humanis. Terlebih, kata dia, pelaku usaha sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Legislator Gerindra Makassar Bagikan Takjil Gratis di Jalan Kakatua

“Tetap harus mengutamakan cara humanis,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penindakan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Makassar, Karyadi Kadar mengatakan toko ponsel di sepanjang Jalan Rappocini Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan melanggar sejumlah regulasi.

“Dia pakai lahan parkir untuk jualan. Nah ini perlu tim terpadu yang terdiri dari DTRB, PTSP, perdagangan, dan perhubungan untuk melihat itu secara bagus karena sembrawut,” kata Karyadi Kadar.

Dinas Penataan Ruang, kata dia, akan menyoroti ruang lahan parkir yang berubah menjadi lahan jualan. Sementara Dinas Perdagangan bakal masuk pada izin usaha toko tersebut.

“PTSP akan menyoroti pelaku usaha saat mengambil izin luas usaha yang dia mohonkan, tentu sebesar ruko yang mereka miliki,” kata dia.

Sementara Dinas Perhubungan bakal menyoroti dampak kemacetan yang ditimbulkan pelaku usaha tersebut. 

“Sekarang hampir, bahkan semua penjual handphone itu menggunakan lahan parkir sebagai lahan usaha,” ucap Karyadi.

Bagikan