Terkini.id, Jakarta – Sebanyak 52 guru di sebuah sekolah swasta di Meerut, Uttar Prades, India mengamuk usai oknum staf di sekolah mereka memasang kamera tersembunyi di dalam toilet.
Puluhan guru itu mengaku bahwa mereka secara diam-diam direkam saat sedang di WC oleh staf manajemen sekolah.
Melansir Times of India lewat suaracom – jaringan terkini.id, Sabtu 26 September 2020, para guru tersebut telah melaporkan ke polisi setempat bahwa sekretaris di sekolah itu diam-diam merekam mereka saat di dalam toilet.
Bahkan, para guru tersebut mengaku diperas oleh sang sekretaris dengan mengancam akan menyebarkan video tersebut.
Polisi mendaftarkan FIR pada hari Rabu terhadap sekretaris manajemen sekolah itu dan putranya atas tuduhan pelecehan seksual.
- BrightGas Ramaikan CFD Makassar, Hadirkan Promo Refill, Trade-In hingga Lomba Rakyat
- Meriah, TK Hj Sitti Aminah Binamu Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Siswa dan Orang Tua
- Bangun Makassar Berbasis Evidence, CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot
- Semarak HUT Ke-81 RI, Semen Tonasa Gelar Upacara Kemerdekaan dengan Khidmat
- Polres Jeneponto Atensi Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum Guru SDN 14 Tamalatea, Bakal Tindak Tegas Pelaku
Para guru menuduh bahwa sekretaris akan mengancam mereka dengan gambar-gambar yang tidak menyenangkan yang terekam di CCTV setiap kali mereka angkat suara dan menuntut gaji yang tertunda.
“Tuduhan pelecehan seksual itu benar-benar salah. Memang kami tidak bisa membayar gaji selama beberapa bulan terakhir karena situasi yang ada,” kata sekretaris sekolah itu membantah tudingan puluhan guru tersebut.
“Tidak ada kamera CCTV di dalam toilet wanita. Tapi dipasang di toilet pria,” sambungnya.
Adapun pihak manajemen sekolah tersebut menjelaskan alasan mereka memasang CCTV karena latar belakang kasus pembunuhan baru-baru ini di beberapa sekolah.
Sebelumnya, sekolah tersebut menjadi berita utama pada tahun 2017 ketika meminta siswanya untuk potong rambut seperti menteri Yogi Adityanath.
“Atas dasar pengaduan tersebut, FIR telah diajukan. Kami sedang menyelidiki masalah ini,” ujar petugas Kepolisian Sadar Bazar, Vijay Gupta.
Terkait kasus tersebut, pihak kepolisian telah membentuk sebuah tim forensik untuk membantu proses penyelidikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
