Terkini.id, Makassar – Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dakwah Wal Irsyad (STAI-DDI) Makassar dan Akademi Tunas Cendekia Indonesia menggelar Dialog dengan menghadirkan 8 pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)
Kedelapan pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam ini berbicara tentang tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Islam di Tengah Pandemi Covid-19” yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2020.
Mereka antara lain Rektor IAI Al Amanah Jeneponto Dr. Ida Maiyanti A. Rajamuddin, Rektor IAIN Kendari Prof Dr. Faizah Binti Awad, Ketua STAI DDI Pinrang Dr. Mardiah dan Rektor IAIN Gorontalo Dr. Lahaji.
Webinar yang dipandu Dosen STAI-DDI Makassar Muh. Arsyam M.Pd juga menghadirkan pembicara Rektor UIN Alauddin Makassar Prof. Hamdan Juhannis, Rektor IAIN Sorong Dr. Hamzah Khaeriyah dan Ketua STAI Al Furqan Makassar Dr. Sitti Habibah.
Selaku tuan rumah, Ketua STAI DDI Makassar Drs. KH. Alwi Nawawi dalam sambutannya berharap seminar daring ini dapat menjadi ruang sharing antara pimpinan PTKI dalam menyelenggaraan pendidikan di masa pagebluk Covid-19.
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
“Kita harap dari diskusi ini dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan sesuai masing-masing kampus dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang relevan dengan kondisi zaman saat ini,” ujar Kiyai Alwi Nawawi.
Sementara, para pembicara pada webinar ini secara umum lebih banyak menyinggung soal kebijakan pemotongan uang kuliah tunggal (UKT) yang masih menimbulkan pro-kontra di kalangan mahasiswa.
Para pimpinan PTKI berpendapat, pengurangan biaya perkuliahan hingga 10 persen dianggap rasional, khususnya kampus swasta yang harus mencari sumber pendanaan lain agar aktivitas akademik tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.
Sementara itu, Ismail Suardi Wekke, Direktur Program Akademi Tunas Cendekia Indonesia MASIKA ICMI, menyampaikan bahwa dialog ini dalam rangka penyatuan persepsi para pimpinan perguruan tinggi terkait transformasi PTKI.
“Sekaligus sebagai awalan untuk mendorong wujudnya kerjasama antar perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia,” tutup Ismail yang juga dosen IAIN Sorong.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
