Status Wanita Dalam Islam

Status Wanita Dalam Islam

EP
Shamsi Ali
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Ketujuh, wanita dan lelaki memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam pernikahan dan keluarga.

Selain hadits Rasulullah tentang wanita yang memprotes dinikahkan dengan sepupunya, juga bisa dilihat pada surah 24 ayat 32. Perintah menikahkan mereka yang lajang berlaku sama, baik kepada pria maupun wanita.

Rasulullah SAW tentang Wanita

Dalam berbagai haditsnya Rasulullah menekankan pentingnya mencintai, memuliakan dan menghormati kaum wanita. Di antara hadits-hadits itu dapat kita lihat sebagai berikut:

Pertama, Rasulullah menyampaikan bahwa yang terbaik di antara manusia adalah yang terbaik akhlaknya.

Dan orang yang terbaik akhlaknya adalah yang terbaik kepada wanitanya. (Lihat hadits Tirmidzi).

Baca Juga

Kedua, ada sebuah hadits populer menyebutkan bahwa syurga itu terletak di bawah telapak kaki para Ibu. (Nasa’i dan Ibnu Majah).

Ketiga, bahkan Rasulullah SAW menegaskan bahwa kecintaan, pemuliaan dan penghormatan kepada Ibu tiga kali lebih ketimbang kepada ayah. (Hadits Bukhari).

Perananan kaum wanita dalam kehidupan para nabi dan Rasul dalam Al-Quran merupakan eksposur penting kemuliaan dan Kehormatan kaum wanita.

Dari kedua isteri Ibrahim, khususnya Hajar AS yang membesarkan anaknya Ismail, ke peranan Ibu dan kakak perempuan nabi Musa, ke Maryam ibu Isa, hingga ke Ibu Muhammad SAW semuanya menggambarkan kemuliaan dan Kehormatan kaum wanita dalam ajaran Islam.

Berbagai kesalah pahaman

Memang masih banyak hal yang disalah pahami oleh banyak kalangan, khususnya dunia Barat tentang status dan hak wanita dalam Islam.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.