Masuk

STKIP Muhammadiyah Barru Menuju 50 Tahun Pengabdian

Komentar

Terkini.id, Makassar – Jumat, 23 September 2022 menjadi momen dimana tim visitasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Teknologi, dan Riset RI tiba di Barru. Kunjungan tim visitasi dalam rangka proses perubahan bentuk dari Sekolah tinggi ke universitas.

Sejak 2020, telah diusulkan tiga program studi, Fisika, Biologi, dan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Walau ada kekurangan satu pada SDM untuk prodi fisika, secara umum kondisi SDM dalam kaitan usulan pembentukan program studi sudah terpenuhi.

Kehadiran STKIP Muhammadiyah Barru merupakan bagian dalam pengembangan Perguruan Muhammadiyah yang terletak di Pekkae, Barru. 

Baca Juga: Bunda Paud Sulsel: Guru-guru Harus Memberikan Contoh

Memasuki kompleks pendidikan, maka kita disambut dengan bangunan aula, salah satu yang terbesar di Barru. Digunakan bersama dengan masyarakat, sehingga menjadi auditorium serbaguna.

Sejak 1975 mengelola jurusan Bimbingan Konseling. Kemudian, 2019 bertambah satu prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara ini diusulkan tiga prodi untuk melengkapi keberadaan Universitas Muhammadiyah Barru.

Pelopor awal pendirian STKIP Muhammadiyah Barru, allahuyarham H. A. Alam Passalowongi. Dimana almarhum memulai pendiriannya sejak 1974 dan mulai beroperasi 1975.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Lepas Peserta Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiah Ke-48 ke Kota Solo

Dalam masa tersebut, hingga kini, alumni STKIP Muhammadiyah Barru telah tersebar dalam pelbagai lahan pengabdian. Diantaranya, sekretaris dinas pendidikan Kabupaten Barru. Begitu pula dengan Camat Pujananting.

Guru Bimbingan Konseling, juga mengabdi tidak saja di Barru. Juga diantara mereka yang mengabdi di Kabupaten Tana Toraja, Bulukumba, Pangkep, dan Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Peran-peran mahasiswa dan alumni telah tampak di masyarakat Barru dan pesisir barat Pulau Sulawesi sampai ke Palu.

Usai visitasi, tidak berhenti di situ. Dengan kemitraan Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM), STKIP Muhammadiyah Barru menyiapkan program-program antarbangsa (internasional).

Baca Juga: Berbeda, Dialog Sumpah Pemuda Spesifik Bahas Peran Pemuda dan Desa

Menapaki perjalanan 50 tahun pada 2025 yang akan datang, STKIP Muhammadiyah Barru sementara berbenah untuk pengembangan kelembagaan.

Ismail Suardi Wekke
Pascasarjana IAIN Sorong