Sujiwo Tejo: Prof Mahfud MD, Gimana Kalau Kapolri Baru Larang Istilah Kadrun dan Cebong

Terkini.id, Jakarta – Budayawan kondang, Sujiwo Tejo meminta Menko Polhukam Mahfud MD agar memerintahkan Kapolri baru Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk melarang masyarakat menggunakan istilah kadrun dan cebong.

Lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 23 Januari 2022, Sujiwo Tejo menilai sebaiknya Mahfud MD memerintahkan Komjen Listyo melarang dua istilah itu muncul di publik.

Pasalnya, kata Sujiwo, kadrun dan cebong menandakan adanya kubu-kubu atau kelompok di tengah masyarakat yang akibatnya bisa menimbulkan perpecahan.

“Prof mohmahfudmd, gimana kalau Kapolri baru Jenderal Listyo penjenengan perintahkan melarang istilah ‘kadrun’ dan ‘cebong’ dan seluruh ungkapan sejenis yang memperkokoh kubu-kubuan?,” cuit Sujiwo Tejo menandai Twitter Mahfud MD.

Mungkin Anda menyukai ini:

Sekadar diketahui, istilah kadrun atau kadal gurun dan cebong pertama kali muncul saat momen Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam.

Baca Juga: Kasus Tenaga Forensik, Denny Siregar: Semoga Mahfud MD Turun Tangan

Saat itu, istilah kadrun disematkan kepada kelompok pendukung Capres Prabowo Subianto yang bersaing merebut kursi presiden dengan Joko Widodo (Jokowi).

Sementara istilah cebong, disematkan untuk pendukung atau koalisi pemerintahan kala itu yakni Presiden Jokowi.

Adapun saat ini, dua istilah itu tak lagi menggema di publik lantaran Prabowo Subianto memutuskan masuk ke dalam koalisi Jokowi sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Baca Juga: JK Sebut Mengkritik Bisa Dipanggil Polisi, Mahfud: Keluarga JK Juga...

Istilah kadrun juga sempat dipopulerkan oleh pegiat media sosial, Denny Siregar.

Kadrun versi Denny awalnya muncul dari perdebatan di media sosial antara golongan pro dan oposisi dari kelompok dengan identitas agama Islam yang menggunakan cara kekerasan.

Menurut Denny, kadrun adalah istilah untuk mereka oknum kelompok beragama, yang seringnya Islam namun menggunakan cara kekerasan dan mengatasnamakan Islam untuk kepentingan mereka.

“Sesudah perdebatan cukup panjang di media sosial dengan nama-nama yang unik untuk mereka, terpilihlah istilah kadrun sebagai sebutan yang ikonik dan mudah diingat,” kata Denny Siregar dalam videonya yang tayang di kanal Youtube Cokro TV pada Juni 2020 lalu.

Ia mengatakan, kadrun adalah singkatan kadal gurun yakni binatang kadal yang hidup di Timur Tengah di padang pasir.

Menurut Denny Siregar, sebutan kadrun bagi kelompok yang ia maksud itu sama dengan perilaku kadal gurun di Timur Tengah.

“Dia (kadrun) selalu bersembunyi di dalam pasir, mengintip-ngintip situasi, dan baru keluar kalau ada makanan. Mirip kan?,” ujarnya.

Bagikan