Susi Air Dikeluarkan Paksa, Politisi Demokrat: Aneh, Sepertinya Ini ‘Pesanan Khusus’

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendapatkan kabar mengejutkan. Lantaran Susi Air dikeluarkan paksa oleh sekumpulan Satpol PP dari Hanggar Malinau.

Hal tersebut disampaikan Susi Pudjiastuti melalui akun media sosial miliknya yang mengatakan bahwa pesawat Susi Air dikeluarkan paksa.

“Seringkali ada kejutan dlm hari-hari kita .. Kejutan hari ini, sy dapat video dari anak saya ttg pesawat Susi Air dikeluarkan paksa oleh sekumpulan Satpol PP dari Hanggar Malinau setelah kita sewa selama 10 tahun ini untuk melayani penerbangan di wilayah Kaltara,” cuitnya.

Baca Juga: Apresiasi Polri Membongkar Kasus Tewasnya Brigadir J, Yan Harahap: Semoga...

Lanjut “Kuasa .. wewenang .. begitu hebatnya .. Apa yang kau lakukan 10 tahun terbang & melayani wilayah Kaltara yang sulit dijangkau, ternyata…,” sambungnya.

Dalam cuitan tersebut, Susi juga memperlihatkan sebuah video saat pesawat tersebut dikeluarkan paksa.

Baca Juga: Politisi Demokrat Pertanyakan Soal Kasus Brigadir J: Apakah Kapolri Telah...

Lebih lanjut, melalui cuitannya Susi juga mengatakan bahwa pesawat miliknya itu sudah mengajukan perpanjangan sejak November namun ditolak. Dikutip dari Galamedia. Rabu, 2 Februari 2022.

“Persoalan: Susi Air sdh mengajukan perpanjangan bbrp kali sejak November tp akhirnya ditolak. Krn apa ditolak ? Susiair tdk tahu, itu kekuasaan & wewenang Pemda Malinau. Hal yg aneh krn 10thn ini perpanjangan tdk pernah ada masalah. Sudah 10 thn hrs terbang perintis di Kaltara,” ujarnya.

“Saya teringat kejadian dulu th 2010 Susi Air diusir dr Nabire sebab Bupatinya marah ajudannya tdk dpt kursi krn tiketnya mmg sdh terjual semua. Kami tawarkan di flight kedua tdk mau, akhirnya yasudah kami pergi. Kelihatannya bisnis&investasi di daerah msh tergantung pjbt daerah,” sambung Susi.

Baca Juga: Politisi Demokrat Pertanyakan Soal Kasus Brigadir J: Apakah Kapolri Telah...

Kabar ini kemudian mendapat sorotan dari berbagai pihak termasuk politisi Partai Demokrat Yan Harahap.

Melalui cuitan di akun Twitter-nya @YanHarahap, ia merasa ada yang aneh dengan pengeluaran paksa pesawat Susi Air.

“Aneh ini menurut saya. Sepertinya ini ‘pesanan khusus’. Abuse of power,” cuitnya dikutip Galamedia, Rabu 2 Februari 2022.

Lebih lanjut, Yan Harahap juga mempertanyakan apakah hal tersebut dampak dari sikap kritis Susi Pudjiastuti.

“Apa ini dampak dari sikap kritis Bu @susipudjiastuti akhir2 ini? Wallahu a’lam. Sabar Bu,” tandasnya.

Bagikan