Terkini.id, Jakarta – Politisi Demokrat, Syahrial Nasution menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra (YIM) yang mengatakan bahwa tanpa dukungannya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan pernah menjadi Presiden.
Syahrial Nasution tidak terima dengan pernyataan itu dan menegaskan bahwa SBY tidak memiliki utang budi kepada Yusril.
“Mas Heru Lelono, Pak Suko Sudarso dan Pak Rachmat Witoelar tahu betul proses PBB dan PKPI bergabung ke SBY-JK memenangi Pilpres 2004,” katanya melalui akun Twitter Syahrial_nst pada Jumat, 24 September 2021.
“Saya ikut mendokumentasikan semuanya. Ada di Harian Rakyat Merdeka. YIM harus balas jasa ke Pak Aksa Mahmud. Pak SBY tidak pernah berutang budi kepada YIM,” tambahnya.
Adapun sebelumnya, Yusril mengungkit jasanya sebagai Ketua Umum PBB kepada SBY di Pemilihan Presiden 2004.
- Gubernur Sulsel Terima Kunjungan Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra
- Minta Larangan Bukber Dicabut, Yusril Ihza: Pemerintah Jokowi Bisa Disebut Anti-Islam!
- Larangan Buka Puasa Bersama Tuai Respons dari Berbagai Pihak
- Mahfud MD Ngaku 'Nyerah' Ditantang Debat Jumhur Hidayat: Mohon Maaf!
- Yusril Sebut Prabowo Berpotensi Menangkan Pilpres 2024 Jika Didampingi Jokowi Sebagai Cawapres
Ia mengungkit itu sebagai balasan kepada elite Demokrat, Andi Arief yang mengungkit dukungan Demokrat untuk anak Yusril, Yuri Kemal saat maju di Pilkada Belitung Timur 2020.
Yusril mengatakan bahwa sebenarnya tanpa dukungan Demokat pun, Yuri Kemal sudah lebih dari cukup kursinya untuk maju sebagai calon bupati.
“Beda halnya dengan dukungan saya terhadap Pak SBY ketika akan mencalonkan diri sebagai capres tahun 2004,” kata Yusril.
“Tanpa saya tanda tangan pencalonan SBY, tidak akan pernah ada dalam sejarah RI, presiden yang namanya SBY,” tambahnya.
Adapun hubungan Partai Demokrat dan Yusril nampak menegang usai Yusril menjadi Kuasa Hukum Kubu Kongres Luar Biasa Deli Serdang.
Yusril mendampingi Kubu Moeldoko itu untuk mengajukan Judical Review (JR) atau uji materi terhadap AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 ke Mahkamah Agung (MA).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
