Pemkot Makassar menata ulang trotoar Jalan Tinumbu pasca penertiban bangunan di atas drainase. Pembenahan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, serta mengoptimalkan sistem drainase guna mengurangi risiko genangan dan banjir.
Survei Parameter Publik Indonesia menunjukkan 84,9 persen warga mendukung penertiban PKL di Makassar. Penataan dinilai memiliki legitimasi publik kuat dan penting untuk penataan kota.
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengantisipasi ancaman banjir di tengah cuaca ekstrem. BMKG telah memprediksi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan lebat singkat akan melanda Makassar dalam beberapa hari ke depan.