Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan kekalahannya di Pilkada DKI Jakarta pada 2017 yang disebut dihiasi dengan kecurangan.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok layak untuk dicopot dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putramenyarankan Erick Thohir agar segera mengganti posisi Basuki Thahaja Purnama dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.
Sikap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kembali berkoar-koar di ruang publik menunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah tidak punya beban lagi.
Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina,Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyebutkan banyak kontrak BUMN yang bemasalah.
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengimbau Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk tidak berlagak seperti direktur utama.