Terkini.id, Jakarta – Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diajukan oleh PDIP untuk menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto menilai Ahok memenuhi kriteria dan merupakan sosok yang tepat untuk membangun IKN Nusantara. Menurutnya Ahok telah berhasil memimpin DKI Jakarta dimasa lalu.
“Siapa yang akan diputuskan itu kami serahkan kepada Presiden Jokowi, hanya saja PDIP punya nama nama calon yang memenuhi syarat untuk itu, termasuk Pak Basuki Tjahaja Purnama,” ujar Kristiyanto Kamis 27 Januari 2022.
Kristiyanto menilai sosok Kepala Otorita haruslah visioner, komprehensif, dan memiliki pandangan yang luas soal tata kota. Selain itu juga harus bisa memadukan budaya Nusantara yang dipegang sejak zaman Presiden Soekarno.
Setelah disahkan oleh DPR pada 18 Januari 2022 lalu, selanjutnya UU IKN menunggu proses pengundangan oleh Jokowi. Setelahnya, Jokowi memiliki waktu paling lama dua bulan untuk menunjuk Kepala Otorita IKN.
- Anggota DPR RI Pertanyakan Manajemen Pertamina Pasca Kebakaran Kilang Minyak Dumai
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Surya Paloh Heran: Dukung Ahok Saya Dibilang 'Penista Agama', Dukung Anies Dibilang ini Baru Jadi 'Kadrun'
- Kabar Warga Bogor dan Jakarta Keluhkan Kelangkaan Pertalite, Netizen Singgung Ahok dan Erick Thohir
- Sebut Hanya Buang Waktu Jika Laporkan Pengacara Brigadir J: BTP Tidak Jadi Buat Laporan Polisi
Dilansir dari CNN Indonesia Presiden Jokowi sendiri sebelumnya sempat menyebutkan kriteria calon Kepala Otorita yang dianggapnya layak. Yaitu sesorang yang berpengalaman memimpin suatu kota dan memiliki latar belakang pendidikan arsitek.
Usulan PDIP dengan mengajukan Ahok, kemudian mengeliminasi dua orang kandidat dari PDIP yang masuk bursa Kepala Otorita sesuai kriteria dari Jokowi. Mereka adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini dan mantan Bupati Banyuwangi yang kini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas.
Kristiyanto menginginkan mereka untuk fokus di dalam jabatan yang diembannya saat ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
