Ingatkan Janji SBY, Marzuki Alie: Di Akhirat Bapak akan Ditagih

Ingatkan Janji SBY, Marzuki Alie: Di Akhirat Bapak akan Ditagih

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Marzuki Alie mantan kader senior demokrat yang kini bergabung ke kubu Moeldoko mengingatkan Susilo Bambang Yudhoyono terkait janjinya untuk mengembalikan Partai Demokrat sebagai partai yang terbuka.

Selain itu,ia juga menginginkan pemulihan nama baiknya yang sebelumnya memang dipecat karena dituding terlibat kudeta kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Hanya dua yang saya minta. Pertama, pemulihan nama baik. Yang kedua, janji Pak SBY menjadikan partai ini partai yang terbuka, partai modern. Itu yang saya minta,” kata Marzuki di kanal youtubenya yang ditayangkan pada Kamis, 11 Maret 2021.

Marzuki mengingatkan bahwa janji adalah sebuah utang yang nantinya akan ditagih di akhirat meskipun tidak ditagih di dunia.

“Pak SBY, ingatlah janji, Pak. Janji itu adalah utang. Bapak tidak ditagih di dunia, tapi di akhirat bapak akan ditagih. Dan itu pasti,” tegasnya.

Baca Juga

“Tidak ada sesuatu yang bisa diingkari. Sesuatu yang diucapkan, pasti akan ditagih nanti di yaumil qiyamah. Saya hanya mengingatkan, jangan sampai kita senang di dunia, tapi susah di akhirat,” lanjutnya lagi.

Sebelumnya, Marzuki juga menyinggung bahwa ia telah melakukan proses hukum dengan melaporkan beberapa orang yang ia anggap memfitnah dirinya.

“Kemudian yang memfitnah juga saya sampaikan, laporkan ke Bareskrim sebagai bentuk penghinaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tujuannya melaporkan adalah untuk memberikan pelajaran bahwa fitnah adalah sesuatu yang salah.

“Tidak maksud saya untuk memenjarakan, tapi memberikan pelajaran bahwa orang menfitnah itu dosanya besar. Orang yang menfitnah itu, neraka sanksinya. Jadi terlepas dari hukum dunia, tapi hukum akhiratnya begitu,” ucapnya.

Maka, ia mengingatkan agar Partai Demokrat tidak diisi dengan orang-orang yang melakukan fitnah.

“Saya ingatkan, jangan partai ini diisi oleh para-para pemfitnah,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Marzuki juga menegaskan bahwa ia bukanlah seorang pengkhianat seperti yang beberapa kali ditudingkan.

“Pak Marzuki Alie bukan pengkhianat. Marzuki adalah pendobrak. Marzuki adalah pejuang. Marzuki adalah tidak memikirkan nama baik sepanjang itu untuk kepentingan yang lebih besar, kepentingan Partai Demokrat,” tegasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.