Pengamat politik, Refly Harun menilai dibandingkan Jokowi, Anies Baswedan lebih disambut warga apabila calon presiden dari Partai NasDem itu melakukan kunjungan ke daerah.
Pakar hukum tata negara Refly Harun memberikan tanggapannya mengenai kejadian yang dialami oleh Anies Baswedan di acara pernikahan Kaesang dan Erina beberapa waktu lalu.
Pakar hukum tata negara Refly Harun menyebutkan kalau tingkat elektabilitas Capres NasDem Anies Baswedan akan semakin tinggi jika Jokowi gagal dalam menjalankan perannya sebagai kepala negara.
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan saat ini rezim penguasa sedang memikirkan berbagai macam skenario agar dapat menjegal Anies Baswedan, salah satunya dengan menjadikan mantan Menteri Pendidikan ini sebagai tersangka.
Dalam acara perbincangan dengan Refly Harun, Anies Baswedan mengutarakan pendapatnya soal apakah dirinya akan meneruskan atau menghentikan kebijakan Jokowi terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Refly Harun selaku Ahli Hukum Tata Negara membahas masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang akan segera berakhir pada bulan Oktober.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan mendapat panggilan dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun blakblakan menyebut bahwa Anies Baswedan kalah dibandingkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Refly mengatakan itu dalam konteks pertarungan
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memuji Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai salah satu tokoh penting san diperhitungkan saat ini. Refly menilai bahwa