Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Andi Siswanta Attas mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 511 orang.
Kendati begitu, ia menyebut dirinya masih menunggu keputusan pemerintah pusat untuk kouta jelasnya.
“Kuota CPNS yang diperunrukkan Kota Makassar dari Kemenpan-RB sebelumnya sudah diatur,” kata Andi Siswanta, Senin, 22 Juli 2019.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sudah termasuk kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Bahkan ia mengatakan PPPK lebih mendominasi jumlahnya dibanding jalur umum.
“Tahun ini kita dapat jatah 511 orang CPNS hal ini sudah sesuai kebutuhan, dan dari jatah yang telah ditetapkan didominasi kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) dibandingkan jalur umum,” kata Siswanta.
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Dorong Implementasi SAKIP, Tekankan Konsistensi Kinerja SKPD
- Fathur Rahim Wakili Wali Kota Makassar di Halal Bihalal Srikandi Balira
- Pemkot Makassar Optimistis Raih Juara Umum MTQ 2026, Kafilah Disiapkan Secara Maksimal
Lebih rinci, Siswanta mengatakan jumlah kuota untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), yakni sekitar 300 kuota dari 511 jatah yang telah ditetapkan oleh Kemenpan RB.
”Kuota yang paling banyak P3K sebanyak 300 orang atau lebih 50 persen. Artinya kita tidak bisa mengubah, itu sudah jatah kita dari jumlah kuota 511 untuk CPNS 2019,” terang Siswanta.
Siswanta pun mewanti-wanti kuota yang diusulkan nantinya bisa saja mengalami pengurangan dari kementerian. Begitu pun saat tesnya nanti, bisa saja jumlah yang diterima akan berkurang kembali.
“Kalau kurang bisa saja, kalau dia tidak mencapai passing grade. kita kan berdasarkan passing grade,” kata dia.
Kepala Bidang Pengadaan Informasi BKD Makassar: Tenaga IT sangat dibutuhkan
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan Informasi BKD Kota Makassar, Abd Kadir Masri, menambahkan, tenaga IT di Makassar juga sangat dibutuhkan.
Oleh sebab itu, pihaknya telah mengusulkan sebanyak kurang lebih 100 tenaga 1T dalam kuota CPNS tahun ini.
”Kita memang butuh sekali tenaga IT, bahkan sampai di tingkat kelurahan. Jadi kita sudah mengusulkan tenaga IT ini sekitar 100-an kouta. Selebihnya ya guru, tenaga kesehatan, dan lainnya,” ujarnya.
Diketahui, pendaftaran CPNS rencana dibuka Oktober mendatang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
