Tahun Politik, Gubernur Minta Kemenag Lakukan Pendekatan Agama

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah, menjadi Inspektur Upacara pada Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) Ke-73 Tahun, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis 3 Januari 2018.

Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah, menjadi Inspektur Upacara pada Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) Ke-73 Tahun, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis 3 Januari 2018.

Orang nomor satu di Sulsel itu memberikan arahan pada upacara tersebut, Nurdin menyinggung, tahun ini merupakan momen politik dimana banyaknya beredar fitnah dan hoax. Ia mengharapkan Kemenag berperan aktif untuk melakukan pendekatan agama agar masyarakat tidak terkotak-kotak hanya dengan persoalan perbedaan pilihan politik.

“Dalam menghadapi tahun politik ini juga, diharapkan bahwa peran Kementerian Agama ini harus lebih besar. Ya tentu sebagai orang yang bersaing dan sebagainya, mungkin berbagai strategi yang mereka lakukan. Tetapi dengan pendekatan agama, Inshaallah yang tadinya fitnah dan hoax kita ubah menjadi festival gagasan. Jadi bukan lagi untuk mencederai lawan-lawan, tetapi fokus untuk meyakinkan rakyat, saya kira yang paling penting,” terangnya.

Selain itu, Mantan Bupati Bantaeng ini, dengan usia ke-73 tahun, Kementerian Agama (Kemenag) di Sulsel telah memberikan kontribusi besar terhadap keutuhan toleransi umat beragama yang terjadi di Indonesia.

“Kita juga sudah beberapa daerah di Sulsel patut kita sebut sebagai miniatur toleransi umat beragama. Kita bisa lihat khususnya Toraja,” kata Nurdin Abdullah.

Di Toraja, masyarakat dapat hidup rukun. Sehingga, erharap ke depan beberapa daerah bisa mencontoh hal-hal seperti itu.

“Karena jujur saja Kementerian Agama ini adalah salah satu kekuatan kita, untuk betul-betul menjaga stabilitas,” sebutnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Simak, Begini Cara Kemensos Tekan Angka Kemiskinan

Terkini.id,Jakarta - Pemerintah menargetkan satu juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tergraduasi pada tahun 2020."Penetapan target ini seiring dengan tekad Presiden