Terkini.id, Makassar – Dalam kurun dua tahun terakhir, pemimpin Kota Makassar sudah mengalami tiga kali pergantian. Hal itu lantaran tak ada wali kota definitif.
Menanggapi hal itu, Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menegaskan, selama dirinya memimpin di Kota Makassar, ia akan memberikan hal logis, nyata, dan kongkrit.
“Saya ingin membawa Makassar ke arah yang tak memberikan iming-iming yang hanya lewat, yang hanya mengawang-awang dalam mimpi,” kata dia, Senin, 29 Juni 2020.
Selain berfokus pada penanganan Covid-19.
Ia mengatakan, pemerintah memiliki tugas untuk membuat masyarakat semakin sejahtera.
- Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas yang Dipusatkan di Makassar
- Suriana Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa dengan IPK Sempurna 4,0
- Munafri Hadiri Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary, Dorong Aktualisasi Keteladanan dalam Pembangunan Kota
- Dewan Soroti Utang Rp211 Juta untuk Bendung Lalengrie Bone: Sampai Sekarang Tidak Beroperasi
- Bersinergi, Berkarya, dan Mengabdi: Polbangtan Gowa Turunkan 20 Tim PKM di Sulawesi Selatan
“Masyarakat semakin bahagia tinggal di Kota Makassar, tentu sendi-sendi yang kita bangun, mempersiapkan infrastruktur-infrastruktur yang bisa membuat mereka sejahtera,” kata dia.
Ia mengatakan akan menyentuh sektor-sektor yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Seperti membenahi sektor pariwisata sehingga mengundang banyak turis datang.
“Laku pisang epe dan lain-lain. Pajak masuk, kita membangun lebih banyak,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
