Tak Hanya Hina Islam, Appolinaris Darmawan Juga Sebut Muhammad SAW Nabi Hoax

Apollinaris Darmawan hina agama Islam. (Foto: Twitter)

Terkini.id, Jakarta – Nama Apollinaris Darmawan mendadak menjadi perbincangan publik lantaran kerap menghina agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan penelusuran di akun Twitter Apollinaris Darmawan, Minggu, 9 Agustus 2020, diketahui pria berambut putih ini memang sering melontarkan ujaran penghinaan kepada ajaran agama Islam.

Bahkan, dalam salah satu cuitannya pada 5 Januari 2017, Apollinaris menyebut ulama kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) Gus Mus sebagai penyebar hoax dan Nabi Adam adalah hoax.

“Betapa mendalam pembodohan yg dilakukan Islam, sehingga Gus Mus bicara hoax sambil nebar hoax, Adam nabi adalah hoax,” cuitnya.

Cuitan Apollinaris Darmawan sebut Gus Mus penyebar hoax. (Foto: Twitter)

Tak hanya itu, Apollinaris Darmawan dalam cuitan lainnya juga mengatakan bahwa Muhammad SAW adalah Nabi merupakan hoax.

Menarik untuk Anda:

“Harus dibuat JELAS mana hoax dan bukan, Quran kitab suci, Muhammad nabi, Allah SWT tuhan, dan azan adalah hoax,” ujarnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan Apollinaris Darmawan ditangkap aparat dan warga lantaran perbuatannya tersebut, viral di media sosial.

Dilihat dari video yang beredar, si kakek berambut putih itu tak mengenakan baju.

Sementara di sekelilingnya, nampak aparat berseragam Kepolisian dan sejumlah warga yang terlihat emosi dengan Apollinaris Darmawan.

“Apa maksud bapak ngehina Islam? Kami tidak pernah menghina agama kamu!” teriak warga sembari melontarkan umpatan.

“Tidak, saya tidak menghina (Islam),” ujar Appolinaris Darmawan.

Cuitan Apollinaris Darmawan sebut Muhammad SAW nabi hoax. (Foto: Twitter)

Hingga berita ditulis, video penangkapan kakek penghina Islam, Apollinaris Darmawan, masih beredar di sejumlah media sosial.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Disangka Wanita Nakal karena Sering Pulang Larut Malam, Gadis Ini Ternyata Bantu Ibunya Jualan

Tiga Remaja Terciduk Warga Hendak Threesome di Kandang Ayam

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar