Terkini.id, Ende – Muhamad Lubis, seorang penjual es keliling tetap bangga dan gembira anaknya bisa selesai dan diwisuda. Meskipun, prosesi wisuda kali ini berbeda karena secara virtual
Putri Muhamad Lubis, Septiani Beru Lubis yang menjadi salah satu wisudawati Universitas Flores, Kabupaten Ende, NTT, mengikuti wisuda virtual, Sabtu 18 Juli 2020.
Untuk bisa ikut wisuda, keluarga ini harus menyewa warung internet (warnet).
Septiani yang didampingi kedua orangtuanya itu menyewa warnet karena tak punya laptop untuk mengikuti wisuda virtual tersebut.
Dalam ruang sempit di bilik itu, Septiani berdiri di depan komputer yang sudah tersambung dengan kegiatan wisuda Universitas Flores.
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
Dalam ruang kecil itu, ayahnya, Muhamad Lubis mendengar arahan panitia dari layar komputer, lalu memindahkan tali toga sebagai tanda putrinya resmi menyandang gelar sarjana.
“Meski wisuda di ruang kecil di warnet, saya merasa terharu. Tidak menyangka ayah yang memindahkan tali toga acara wisuda.
Beda dengan wisuda sebelumnya, rektor kampus yang tali toga. Sekarang ayah yang pindahkan tali toga,” ungkap Septiani dikutip dari kompascom, Rabu 22 Juli 2020.
Septiani mengaku bangga terhadap sang ayah. Meski hanya berprofesi sebagai pedagang es keliling, sang ayah tetap berjuang sekuat tenaga untuk biaya pendidikan Septiani.
Dari ayahnya, Septiani belajar banyak, khususnya perjuangan dan kerja keras agar bisa sukses.
Sang ayah, Muhamad Lubis mengaku gembira dan senang karena anaknya sudah menyandang gelar sarjana. Muhamad begitu terharu saat dirinya memindahkan tali toga di kepala putrinya.
“Ini semua karena virus Corona. Tentu ini tidak mengurangi nilai nilai pendidikan. Semoga setelah wisuda, anak kami bisa sukses ke depannya,” ungkap Muhamad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
