Pihak ketiga yang dimaksud Ichsan adalah investor yang telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar. Ia sendiri tidak tahu persis kapan kerja sama itu diteken, yang ia tahu, pihak tersebut telah lama tidak mengurusi Pasar Terong.
“Ini kan pihak ketiganya sudah tinggalkan. Makanya kami juga serba salah. Kenapa kami tidak melakukan perbaikan karena aturannya itu selama masih pihak ketiga kami tidak boleh melakukan sesuatu di situ,” jelas Ichsan.
“Jadi, mereka investasi, mereka dikasih hak untuk mengelola selama 25 tahun. 25 tahun ini harapan kita menambah aset, tapi kejadiannya tidak. Dalam 25 tahun hancur semua asetnya. Jadi kembali lagi, tanah ji kita dapat, tidak ada pemeliharaan,” sambungnya kemudian.
Lantaran belum diserahkan pengelolaanya oleh pihak ketiga, PD Pasar tidak hanya terbatas dalam meremajakan fasilitas di Pasar Terong. Korban kebakaran pun ikut terdampak.
Berbeda dengan 900 los yang terbakar di Pasar Sentral, di Pasar Terong, tidak ada relokasi untuk 24 los yang terbakar.
- 151 UMKM Ramaikan Dekra Ekspo 2026, Wali Kota Munafri: Makassar Perkuat Posisi sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
- Aliyah Mustika Sambut Menkes di Makassar, Perkuat Layanan Kesehatan bagi OYPMK
- 108 Warga Makassar Terima Ijazah Kesetaraan, Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Ikut Lulus
- Perkuat Jejaring Antardaerah, Aliyah Sambut Wakil Wali Kota Bengkulu
- Diskominfo Makassar Perluas Sosialisasi PP TUNAS hingga Wilayah Kepulauan
Kebakaran di Pasar Sentral, menghanguskan los Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di luar kawasan Pasar Sentral, sehingga bukan bagian dari pengelolaan pihak ketiga.
Sementara Pasar Terong, 24 los yang terbakar berada dalam kawasan. Ichsan mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa.
“Kita mau bantu juga salah, beda kalau bantu secara pribadi, tapi kan tidak mungkin,” tutur Ichsan.
Sebelumnya, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar menyoroti terkait kebakaran yang terjadi di Pasar Terong Makassar. Nunung merasa aneh dengan kebakaran yang terjadi di Pasar Terong Makassar.
“Ini menjadi tanda tanya. Baru berselang sebulan Pasar Sentral Makassar terbakar, kemudian Pasar Terong juga terbakar. Ini kan jadi tanda tanya,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
