DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melalui Komisi D menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait rencana aktivitas pertambangan emas oleh CV Hadaf Karya Mandiri di Kabupaten Enrekang, Rabu 6 Mei 2026.Rapat tersebut membahas rencana operasi tambang Emas di wilayah Desa Pinang, Desa Pundi Lemo, dan Desa Cendana, Kecamatan Cendana, serta Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, yang dinilai berpotensi mengancam kehidupan masyarakat setempat.Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, menegaskan bahwa pihaknya serius menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang terdampak.“Kami meminta agar izin perusahaan ini dievaluasi secara menyeluruh oleh pemerintah pusat, khususnya Kementerian ESDM dan KLHK, untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan,” ujarnya.Dalam forum tersebut, Komisi D DPRD Sulsel menyerap berbagai aspirasi dan kekhawatiran warga, terutama terkait persoalan lahan serta potensi dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan.Sebagai hasil rapat, DPRD Sulsel meminta Gubernur Sulawesi Selatan untuk merekomendasikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar melakukan evaluasi terhadap izin CV Hadaf Karya Mandiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Selain itu, Komisi D juga merekomendasikan kepada pihak perusahaan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di lokasi tambang sebelum seluruh permasalahan lahan masyarakat terselesaikan secara tuntas.“Kami juga menegaskan agar tidak ada aktivitas di lapangan selama persoalan lahan belum selesai
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi sikap kritis mahasiswa yang dinilainya konstruktif dan menjadi energi penting bagi perbaikan tata kelola pemerintahan.
Dalam forum yang dihadiri sekitar 100 perwakilan mahasiswa tersebut, Mentan Amran menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas generasi sejak dini. Ia menyebut pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah tanpa melibatkan generasi muda.
Pemkot Makassar mematangkan persiapan Indonesia Global Summit (IGS) 2026 yang akan menghadirkan delegasi dari 49 negara untuk mendorong investasi internasional dan kerja sama bisnis global.
Setelah menjadi misteri dan ditunggu publik selama berhari-hari, hasil uji laboratorium sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Rumbia akhirnya terungkap
Lebih dari dua pekan berlalu sejak 28 siswa di Kecamatan Rumbia harus menjalani perawatan intensif di Puskesmas dan rumah sakit usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG)
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan seleksi imam kelurahan dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi, integritas, toleransi, serta kemampuan manajerial
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kota Makassar masuk 10 besar Indeks Kota Toleran 2026 versi SETARA Institute setelah melonjak 43 peringkat. Wali Kota Munafri Arifuddin menyebut capaian ini hasil kerja kolaboratif seluruh elemen masyarakat
Pemerintah Kabupaten Bantaeng dikabarkan tidak lagi menanggung pemberangkatan dan penjemputan jemaah haji tahun 2026 yang biasa dengan menggunakan angkutan bus.
Tiga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (Ketum DPP KNPI) secara bersamaan hadir pada pelantikan pengurus DPD KNPI Sulsel yang dipimpin oleh Vonny Ameliani sebagai ketua.Pelantikan itu berlangsung di Hotel Gammara Kota Makassar, Selasa 5 Mei 2026
Di tengah ruangan yang dipenuhi semangat dan antusiasme, Bupati Jeneponto Paris Yasir secara resmi membuka Lomba Kreativitas Pemuda Tahun 2026 yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Jeneponto
Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (DPD KNPI Sulsel) periode 2026-2029, di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar, Selasa 5 Mei 2026.Pada pelantikan ini, dihadiri langsung oleh tiga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI yaitu, Ali Hanafiah, Putri Khairunnisa dan Haris Pratama, ketiganya juga melantik pengurus DPD KNPI Sulsel periode 2026-2029.Ketua DPD KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Suardi, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan kepengurusan KNPI Sulsel setelah melalui proses panjang dan dinamis.Dalam sambutannya, Vonny menegaskan bahwa momentum ini merupakan kemenangan bersama seluruh organisasi kepemudaan (OKP) dan DPD tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.“Ini adalah kemenangan milik kita semua, kemenangan OKP-OKP yang berhimpun di Sulawesi Selatan dan seluruh DPD tingkat II,” ujarnya.Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk perhatian dari Gubernur Sulsel yang disebut sangat mendukung gerakan kepemudaan, meskipun pada kesempatan tersebut diwakili oleh jajaran dinas terkait.Selain itu, Vonny turut menyampaikan terima kasih kepada unsur pimpinan DPRD Sulsel, di antaranya Ketua DPRD Sulsel Andi Rahmatika Dewi dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, serta berbagai tokoh dan perwakilan organisasi yang hadir.Menurutnya, KNPI ke depan tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan pemuda di daerah.“KNPI bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi harus betul-betul memberikan manfaat bagi pemuda-pemudi di Sulawesi Selatan,” tegasnya.Vonny juga menegaskan komitmennya untuk membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda agar dapat berkembang, baik dalam karier maupun kapasitas diri.“Saya maju sebagai ketua bukan untuk kepentingan pribadi, tapi ingin membuka jalan dan akses bagi anak-anak muda