Terkini.id, Makassar-Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan memberikan bantuan berupa Madu Hutan sebagai asupan stamina tubuh para tenaga medis di rumah sakit yang menangani wabah Coronavirus Disease (COVID-19) di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini sebagai wujud kepedulian KLHK dalam upaya penanganan wabah COVID-19 yang sudah menyebar ke berbagai daerah.
Aksi kemanusiaan ini menindak lanjuti Surat Edaran Sekjen KLHK Nomor; SE.4/MENLHKSETJEN/ROUM/SET.2/3/2020 Tentang Kesinambungan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Lebih dari itu kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pada penanganan dan pencegahan penyebarluasan COVID-19. Rimbawan lingkup KLHK Sulawesi Selatan ini menyerahkan donasi produk hasil hutan bukan kayu (HHBK) berupa “Madu Hutan” hasil produksi mitra KLHK yaitu KTH, KPH, SPKP, dan KPM kepada pihak Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.

Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Ruang PCC Rumah sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Jl. Perintis Kemerdekaan 11 Makassar Pukul 10.00-10.30 WITA dan di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Jl. Paccerakkang No.67, Kecamatan Biringkanaya Daya Makassar Pukul 11.00-11.30 WITA. Jum’at, 3 April 2020.
“Giat ini adalah kolaborasi peduli bersama antara rimbawan KLHK dan mitra rimbawan, KLHK bersama kementerian Kesehatan dan Pemda Sulsel mengankat tema, ‘Berdayakan ekonomi untuk kesehatan bersama melawan COVID-19, kata “Thomas.
Kemudian disampaikan Kepala BBKSDA Sulsel, Thomas, tema ini sesuai dengan semangat Kementerian LHK dalam menguatkan ekonomi lokal yang terdampak lesu akibat Pandemi Covid-19 khususnya bagi mitra KLHK di Kabupaten dan desa yang memproduksi HHBK berupa madu hutan dan beberapa produk. lain. Dengan bantuan asupan madu hutan diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) bagi penggunanya khusus para dokter dana parmedis di RS Rujukan Covid-19 Sulsel yang merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia dan di Sulsel.
- Ahli Epidemiologi Imbau Masyakarat Lengkapi Vaksin dan Terus Lakukan Protokol Kesehatan
- Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru
- Kasus Penipuan Bansos Corona, Inilah Fakta Menarik Mitsuhiro Taniguchi
- Gajah Sumatera Betina Berusia 25 Tahun Kembali Ditemukan Mati di Riau, Penyebabnya Belum Dapat Dipastikan
- Corona RI per 21 Januari Naik Jadi 2.604 Kasus
“Aksi peduli bersama ini dilakukan oleh rimbawan KLHK dan mitra KLHK sebagai bentuk apresiasi kepada para dokter dan paramedic yang bekerja tak kenal lelah untuk penanganan penularan Covid-19 di Sulsel dan makassar khususnya,” pungkas Thomas.

Sebagai informasi pasien penderita COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo terdapat 21 orang pasien dan 300 tenaga medis sedangkan di Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar terdapat 3 orang pasien dan 90 orang tenaga medis.
Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kepala Balai Besar, Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc, Kepala Tata Usaha, Elliyana Said beserta jajaran BBKSDA Sulsel.
Sebagai pelaksana kegiatan, BBKSDA Sulawesi Selatan mengundang anatara lain, Pusat Pengendalian Pembangunan Ecoregion Sulawesi dan Maluku, Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhula Wilayah Sulawesi, SMK Kehutanan Negeri Makassar, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Balai Taman Nasional Taka Bonerate.
Kemudian Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Jeneberang Saddang, Balai Penelitian dan Pengembangan LHK Makassar, Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah II Sulawesi, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Sulawesi.
Selanjutnya, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII Makassar, Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah XIII Makassar dan Balai Penegakan Hukum LHK (Gakkum) Wilayah Sulawesi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
