Makassar Terkini
Masuk

Tanggapi Berita Survei Ganjar Unggul di Jawa, Helmi: Suara Terbanyak Yakni 90% di Wadas

Terkini.id, JakartaPegiat media sosial Helmi Felis menanggapi sebuah berita disalah satu media dimana memberitakan hasil simulasi pemilihan presiden (pilpres) yang digelar oleh Charta Politika Indonesia dimana mayoritas responden di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menggantikan Presiden Joko Widodo atauu Jokowi.

Helmi memposting link berita dari media gelora.co yang memberitakan hal tersebut sambil menambahkan narasi seperti menyindir kalau ia yakin Ganjar memperoleh suara terbanyak yakni 90% di Wadas.

Hal ini ia sampaikan di akun media sosial Twitternya @Helmi_Felis pada hari Selasa, 26 April 2022.

“Dan saya yakin Ganjar memperoleh suara terbanyak yakni 90% di WADAS (emoticon),” tuis Helmi Felis.

“Indonesia,,, jangankan survei, pemilunya aja bisa dimainin apalagi cuma Survei (emoticon).” sambungnya.

Dilansir dari gelora.co dengan judul “Charta Politika: Ganjar Unggul di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara” link berita yang diposting Helmi Felis, Hasil simulasi pemilihan presiden (pilpres) yang digelar oleh Charta Politika Indonesia menunjukkan mayoritas responden di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menggantikan Presiden Joko Widodo.

Elektabilitas Ganjar di Jawa Tengah dan Yogyakarta menempati posisi teratas dengan perolehan 66,5 persen suara, sementara di Jawa Timur dia juga masih memperoleh dukungan terbanyak dengan 27,9 persen suara.

“Di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, suara Ganjar juga masih unggul dengan perolehan 45 persen suara,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya dalam paparannya di Jakarta, Senin, 25 April 2022.

Dengan demikian, suara Ganjar di tiga wilayah itu paling unggul dibandingkan tokoh-tokoh lainnya, seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Erick Thohir, Prabowo Subianto, Puan Maharani, Ridwan Kamil, Sandiaga S. Uno, dan Khofifah Indar Parawansa.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapat mayoritas dukungan dari responden di Sumatera, Jawa Barat, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Elektabilitas Prabowo di Sumatera masih menempati posisi teratas dengan 29,2 persen suara, kemudian di Jawa Barat 31,4 persen, Sulawesi 34,4 persen, lalu Maluku dan Papua 28 persen.

Tokoh lainnya, Anies Baswedan mendapat banyak dukungan dari mayoritas responden di DKI Jakarta dan Banten, kemudian Kalimantan.

Di Jakarta dan Banten, elektabilitas Anies mencapai 33 persen, sementara di Kalimantan 30 persen.

Dalam laporan yang sama, Charta Politika juga memetakan dukungan dari pendukung partai terhadap tokoh yang berpeluang maju jadi calon presiden.

Anies Baswedan, menurut pemetaan Charta Politika, mendapat suara dari pendukung Golkar (24,1 persen), NasDem (33,9 persen), PKS (63,8 persen), PPP (24 persen), PAN (38,9 persen), dan Demokrat (30,6 persen).

Sementara itu, Ganjar Pranowo mendapat mayoritas suara dari pendukung PKB (25,8 persen), PDI Perjuangan (66,8 persen), Golkar (26,8 persen), dan Nasdem (32,3 persen).

Prabowo Subianto, dari laporan yang sama, mendapat dukungan mayoritas dari pendukung Gerindra (72,4 persen), Golkar (27,7 persen), dan PPP (24 persen).

Sementara itu, AHY mendapat suara mayoritas hanya dari pendukung Demokrat sebanyak 30,6 persen.

Charta Politika menggelar survei dan simulasi pilpres pada tanggal 10–17 April 2022 melibatkan 1.220 responden di 122 desa/kelurahan yang tersebar di 34 provinsi.