Terkini.id, Jakarta – Pakar ekonom senior Rizal Ramli menanggapi wacana adanya pemunduran pelaksanaan Pilpres 2024 ke tahun 2027.
Rizal menyebutkan bahwa jika pemerintahan saat ini ingin memperpanjang masa jabatan, maka pemerintah benar-benar tidak tahu diri.
Ia juga mengatakan bahwa prestasi yang ada pada pemerintahan saat ini hanya mengandalkan infrastruktur yang mahal disertai utang yang banyak.
Hal itu diungkap oleh Rizal Ramli melalui akun Twitternya pada Rabu, 18 Agustus 2021.
“Rezim BuzzeRp koplak ini benar2 tidak tahu diri. Prestasi super-minim, kecuali infrastruktur super-mahal dengan utang jor2an,” cuit Rizal dikutip oleh terkini.id.
“Nda tahu diri mau perpanjang kekuasaan,” tulisnya kembali.
Seperti yang terlihat, Rizal menuliskan cuitannya sembari membagikan berita dari jpnncom yang bertajuk ‘Jika Pilpres Mundur Hingga 2027 Bisa Menimbulkan Gejolak’.
Beberapa netizen turut memberikan komentar terkait isi cuitan Rizal.
“Sekalian aja 2029 jadi pas 3 periode, hahaha dikira rakyat bodoh kali,” komentar Arlis0057.
“Semangat pak Rijal, rakyat ada di belakang bapak,” komentar NawangW41733051.
“Urgensinya apa pilpres diundur? Ada-ada saja,” komentar percetakanku.
Melansir Jpnn, seorang pengamat politik, Ray Rangkuti mengatakan apabila Pilpres diundur sampai tahun 2027, maka akan menimbulkan gejolak di masyarakat.
Ray menyebut ada dua alasan mengapa perpanjangan kekuasaan tersebut menimbulkan gejolak di masyarakat.
Pertama, tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo yang tinggi disertai popularitasnya semakin menurun di masa pandemi.
Kedua, masa jabatan presiden yang lima tahun tidak bisa diubah kembali. Jika diubah pasti akan terjadi penolakan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
