Tanggapi Pernyataan Anwar Abbas soal Dugaan Penganiayaan M Kece, Denny Siregar: Malu Gua Ama MUI

Tanggapi Pernyataan Anwar Abbas soal Dugaan Penganiayaan M Kece, Denny Siregar: Malu Gua Ama MUI

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar menanggapi soal pernyataan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas terkait penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama, M Kece.

Denny Siregar mengaku malu dengan sikap MUI terhadap kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di rumah tahanan itu.

“Malu gua ma Majelis Ulama Indonesia kayak gini,” katanya melalui akun Twitter Dennysiregar7 pada Senin, 20 September 2021.

Sebelumnya, Anwar Abbas menilai penganiayaan yang diduga dilakukan terpidana kasus korupsi, Napoleon Bonaparte terhadap M Kece merupakan pelajaran berharga.

Menurutnya, itu adalah pelajaran agar semua pihak harus menahan diri untuk tidak melakukan pelecehan terhadap agama.

Baca Juga

“Karena kita tahu Napoleon Bonaparte itu bukan orang sembarangan dan bukan orang yang tidak mengerti hukum, tetapi malah sangat-sangat mengerti, bahkan beliau adalah salah seorang penegak hukum,” katanya pada Senin, 20 September 2021, dilansir dari JPNN.

Anwar Abbas mengatakan Napoleon Bonaparte menghajar M Kece karena keimanannya diganggu dan diremehkan.

“Apalagi setelah melihat sikap si pelaku yang mencla-mencle dan tidak mau mengakui kesalahannya, bahkan terkesan arogan, serta memang punya niat tidak baik,” ujarnya.

Anwar Abbas juga menyinggung bahwa Napoleon mengaku sadar tindakannya itu menyalahi hukum dan siap menanggung risikonya.

Maka, katanya, dari peristiwa ini perlu diambil pelajaran bahwa ke depan, kita harus benar-benar bisa menyadari masalah agama itu sangat sensitif.

Untuk itu, lanjut Anwar Abbas, negara dan para penegak hukum diharapkan hendaknya benar-benar cepat tanggap apabila ada masalah-masalah yang menyangkut pelecehan terhadap agama.

“Ini penting dilakukan dan untuk menjadi perhatian kita semua agar persatuan dan kesatuan kita sebagai warga bangsa tidak rusak dan dirusak oleh sikap dan  perbuatan dari orang atau segelintir orang,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.