Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Ustaz Irwan Syaifullah menantang Presiden Jokowi untuk adu data soal ibu kota negara atau IKN baru di Kalimantan, viral di media sosial.
Video Ustaz Irwan Syaifullah tantang Presiden Jokowi adu data soal IKN itu viral usai diunggah pengguna Twitter OneRoyal86, seperti dilihat pada Sabtu 5 Februari 2022.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut Ustaz Irwan Syaifullah sebagai pihak yang disebutnya dengan istilah kadrun.
Menurut sang netizen, para kadrun itu mati-matian menolak ibu kota baru tetapi malah mengusulkan Anies Baswedan jadi kepala otorita IKN.
“Kadrun pengen adu data sampe kaya kesurupan gitu. Mereka mati-matian menolak IKN, tapi ada yang mengusulkan anis basedan jadi kepala otorita IKN,” cuit netizen OneRoyal86.

- Soal Rumor Anies Baswedan Tidak Lanjutkan Program IKN Jokowi, NasDem Buka Suara
- Soal IKN, Anies Baswedan: Selalu Muncul Hal yang Diteruskan, Dikoreksi dan Dihentikan
- Investor IKN tak Muncul, Said Didu Singgung HGB 160 Tahun
- Jokowi Pimpin Ritual Kendi di IKN, Netizen: Azab Menanti Kau
- Konsep 'Kodrat Air Hujan Masuk Tanah' Akan Diterapkan di IKN, Anak Buah Anies: Mudah-mudahan Pak Jokowi Tidak....
Dilihat dari video itu, tampak Ustaz Irwan Syaifullah menantang Jokowi dan pihak DPR untuk adu data soal IKN baru.
“Berani untuk adu data. Wahai Pak Jokowi, wahai DPR dan seluruh rakyat di sini ayo kita adu data,” ujar Irwan Syaifullah.
Menurutnya, apa yang disampaikan wartawan senior Edy Mulyadi bukanlah main-main melainkan karena kecintaannya terhadap negara agar Indonesia tidak dikuasai oleh oligarki yang bisa merugikan rakyat.
“Apa yang disampaikan oleh Bung Edy ini gak main-main, apalagi banyolan. Semata-mata karena kecintaan ke negeri ini jangan sampai dikuasai oleh oligark dan merugikan rakyat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Irwan Syaifullah kembali menantang Jokowi untuk adu data soal investasi di IKN yang menurutnya berasal dari pihak negara-negara asing.
“Tadi ditantang adu data, ternyata investasinya itu ada yang dari asing, dari Amerika, Uni Emirat, Uni Eropa, RRC, Jepang,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
