Tebang Pilih Kasus Pemilu, Bawaslu Makassar Dilaporkan ke DKPP

Tim Hukum Idamanta
Tim Hukum Idamanta mendatangi Kantor Bawaslu Kota Makassar.

Terkini.id, Makassar – Tim Hukum Danny-Fatma menilai penegakan hukum pelanggaran kasus pemilu oleh Bawaslu Makassar belum optimal, dan terkesan tebang pilih.

Pasalnya, sejumlah pelanggaran yang dilaporkan diputuskan tanpa alasan yang jelas. 

Ketua Tim Hukum Idamanta, Muktar Djuma mengatakan, saat ini pihaknya sudah berada di Jakarta dan resmi melaporkan Bawaslu Makassar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Sejumlah pelanggaran yang kita laporkan itu dimentahkan tanpa alasan yang jelas, bahkan terkesan tebang pilih dalam setiap penindakan,” kata Muktar Djuma di Jakarta, Senin, 23 November 2020.

Ihwal pelaporan yang diajukan ke DKPP,  Muktar Djuma menyebut, ada pola-pola kotor yang telah dimainkan Bawaslu dan Pemeritah Kota Makassar. 

Menarik untuk Anda:

Kendati begitu, ia enggan merinci lebih detail terkait pokok pelaporan tersebut.

“Tidak usah saya sampaikan di sini apa saja yang kami laporkan ke DKPP” ujarnya.

Muktar menegaskan bahwa warga Makassar bukan orang bodoh dan tahu permainan yang sedang dimainkan Bawaslu dan Pemkot Makassar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ini Lawan Kuat Nurdin Abdullah di Pilgub Sulsel, Berdasarkan Analisis IPI

11 Tahun Berpolitik, Adnan Purichta Ichsan Cetak Rekor Ketujuh

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar