Terkini.id, Jakarta – Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain atau akrab disapa Tengku Zul menyinggung nama sejumlah pegiat media sosial seperti Abu Janda, Ade Armando dan Teddy terkait suntik vaksin Covid-19.
Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 8 Januari 2021, Tengku Zul mengatakan bahwa semestinya Abu Janda, Ade Armando dan Teddy duluan disuntik vaksin.
Pernyataan tersebut disampaikan Tengku Zul menanggapi sejumlah pemimpin di Indonesia yang mengajukan diri menjadi orang pertama untuk divaksin. Salah satunya yakni Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.
“Gubernur Sumatera Utara mengajukan diri utk disuntik Vaksin Covid lebih dahulu. ‘Jika aku wafat, maka Bupati dan Walikota tdk usah disuntik’,” cuit Tengku Zul.
Menurutnya, sikap Edy Rahmayadi tersebut mencerminkan sosok pemimpin yang berani dan bertanggung jawab.
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
“Begitu tanggungjawab dan keberanian pemimpin kami di sini. Di Jawa gimana?,” tanya Tengku Zul.
Menurut Tengku Zul, semestinya semua Projo seperti Abu Janda, Ade Armando dan Teddy duluan disuntik vaksin.
“Mestinya semua Projo, Ade Armando, Teddy, Abu Janda dkk duluan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta disuntik pertama kali untuk memastikan keamanan vaksin Covid-19.
Pemprov Sumut sendiri sudah menerima sekitar 40 ribu vaksin yang bakal difokuskan untuk tenaga kesehatan. Edy berharap izin penyuntikan vaksin segera keluar.
“Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, agar kepala daerah, tokoh kesehatan, dan tokoh agama yang memenuhi standar kesehatan agar menjadi pioneer dalam vaksinasi,” kata Edy, Kamis 7 Januari 2021 seperti dikutip dari Detik.com.
“Saudara-saudara saya, bupati dan wali kota, sosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin ini sudah melalui proses yang ada, pastikan, sampaikan, informasikan ini aman. Untuk Sumatera Utara ini yang pertama divaksin adalah Gubernur,” sambungnya.
Edy pun meminta para bupati dan wali kota di Sumut agar menunggu dulu efek dari suntikan vaksin terhadap dirinya.
“Bupati dan wali kota tunggu dulu gubernur, nanti kalau gubernurnya meninggal, bupati/wali kota tak usah divaksin. Kalau nanti gubernur nanti aman, saya minta bupati dan wali kota dan data yang saya sampaikan tadi semua mengikuti,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
