Terkini.id, Jakarta – Wasekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain menjadi sorotan publik lantaran pernyataannya soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres KH Ma’ruf Amin, viral di media sosial.
Dalam pernyataannya itu, Tengku Zulkarnain mengatakan akan membantu Wapres KH Ma’ruf Amin jika Presiden Jokowi wafat.
Pernyataannya itupun sontak viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik. Bahkan, netizen di Twitter menggaungkan tagar #PecatTengkuzulDariMUI sejak Senin, 22 Juni 2020.
Menanggapi tagar trending tersebut, Tengku Zulkarnain pun akhirnya angkat bicara.
Lewat cuitannya di akun Twitter miliknya, Rabu, 24 Juni 2020, Tengku Zulkarnain mengatakan viralnya tagar #PecatTengkuZulDariMUI hanya sebuah pengalihan isu Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
- Kebakaran di Jeneponto, Tiga Rumah Ludes Terbakar, 1 Orang Mengalami Luka Bakar
- Bupati Pangkep M. Yusran Lalogau Dilantik Pimpin IKA Perikanan Unhas Periode 2026-2030
- LBH Pers Makassar pertanyakan kasus kekerasan jurnalis di Polda Sulsel
- Beli Mobil Chery di Tridaya Kini Dapat Privileged Card dengan Beragam Benefit Eksklusif
Ia menilai tagar yang digaungkan netizen tersebut sengaja digaungkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang hendak mengalihkan isu RUU HIP.
Tengku Zulkarnain bahkan menyebut orang yang mengusulkan Pancasila menjadi ekasila yang sangat membahayakan negara.
“Yang membahayakan Negara adalah yg mengusulkan Pancasila jadi Ekasila alias Gotong Royong,” cuit Tengku Zulkarnain.
Lewat cuitannya, ia juga meminta agar masyarakat fokus menolak RUU HIP dan mengusut dalang yang mengusulkan RUU itu.
Lebih lanjut, Tengku Zul meminta agar warganet fokus menolak RUU HIP dan mengusut siapa dalang di balik yang mengusulkan RUU tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
