Terkini.id, Jakarta – Wasekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain menjadi sorotan publik lantaran pernyataannya soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres KH Ma’ruf Amin, viral di media sosial.
Dalam pernyataannya itu, Tengku Zulkarnain mengatakan akan membantu Wapres KH Ma’ruf Amin jika Presiden Jokowi wafat.
Pernyataannya itupun sontak viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik. Bahkan, netizen di Twitter menggaungkan tagar #PecatTengkuzulDariMUI sejak Senin, 22 Juni 2020.
Menanggapi tagar trending tersebut, Tengku Zulkarnain pun akhirnya angkat bicara.
Lewat cuitannya di akun Twitter miliknya, Rabu, 24 Juni 2020, Tengku Zulkarnain mengatakan viralnya tagar #PecatTengkuZulDariMUI hanya sebuah pengalihan isu Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 130 Persen di Sulsel
- Arodian Molis Buka Showroom di Gowa, Tawarkan Motor Listrik Roda Tiga yang Hemat Biaya 4 Kali Lipat
- Ngaku Rumah Digeledah dan Anak Diancam Diseret Kasus PBG Gowa, Saksi Minta Perlindungan Kapolri dan DPR RI
- Temui Gubernur Sulsel, IAS: Golkar Selalu Sejalan dengan Pemerintahan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
Ia menilai tagar yang digaungkan netizen tersebut sengaja digaungkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang hendak mengalihkan isu RUU HIP.
Tengku Zulkarnain bahkan menyebut orang yang mengusulkan Pancasila menjadi ekasila yang sangat membahayakan negara.
“Yang membahayakan Negara adalah yg mengusulkan Pancasila jadi Ekasila alias Gotong Royong,” cuit Tengku Zulkarnain.
Lewat cuitannya, ia juga meminta agar masyarakat fokus menolak RUU HIP dan mengusut dalang yang mengusulkan RUU itu.
Lebih lanjut, Tengku Zul meminta agar warganet fokus menolak RUU HIP dan mengusut siapa dalang di balik yang mengusulkan RUU tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
