Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyebut akan menjemput langsung izin mutasi pejabat dari Kementerian Dalam Negeri ke Jakarta.
“Kalau saya ke sana berarti sudah ada surat izinnya,” kata Danny Pomanto, Jumat, 23 April 2021.
Saat ini, diketahui Danny Pomanto telah berada di Jakarta. Danny mengatakan mutasi pejabat akan dimulai dari tingkat kecamatan hingga RT/RW. Setelah itu dilanjutkan dengan jabatan eselon II dan Perusda.
Terlebih, Badan Pemeriksa Keuangan menemukan dana Rp300 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Saya kira jelas sekali kinerja, loyalitas. kau lihat nanti kan tidak dapat WTP. Kemungkinan besar tidak dapat WTP. Masa saya mau pertahankan yang begini,” ujar Danny.
- Pelantikan 351 Jabatan Kosong Lingkup Pemkot Makassar Terlunta-lunta
- Wali Kota Makassar Bakal Lakukan Mutasi Lanjutan
- Wali Kota Makassar Geser Enam Pejabat Eselon II
- Soal Mutasi 467 Pejabat Pemkot, Ketua DPRD Makassar Harap Bisa Tingkatkan Pelayanan
- Besok, Wali Kota Makassar Bakal Mutasi Ratusan Pejabat
Padahal, di bawah kepemimpinannya, Kota Makassar selalu meraih WTP secara berturut-turut. Dengan begitu, pejabat lama termasuk camat berpotensi kembali ke jabatannya.
“Tetap semua dievaluasi, bukan tidak disuka langsung diganti. Tidak boleh,” jelasnya.
Tak hanya masalah keuangan, masalah sosial di Kota Makassar juga sama buruknya. Seperti data kemiskinan yang bertambah tetapi data penerima bantuan malah berkurang.
“Bisa dilihat, betapa hancurnya pemerintahan. Sampah tidak diangkut, anjal merajalela, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) tidak maksimal. Orang miskin bertambah tapi di daftar berkurang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hancur,” tutur Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
