Terkini.id, Jakarta – Pada hari Selasa malam, 23 Februari 2021, Denny Siregar kembali menyampaikan opininya di laman media sosial Twitter miliknya @Dennysiregar.
Kali ini ia mengomentari perihal demo pendesakan yang terjadi di Pematangsiantar agar petugas forensik segera diadili yang menurutnya termasuk salah satu pola kadrun.
Sembari melampirkan sebuah foto demo pendesakan tersebut, Denny mencuitkan sesuatu terkait pola kadrun hingga persoalan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok beberapa tahun lalu.
“Salah satu pola kadrun ketika melaporkan seseorang adalah dengan melakukan tekanan massa kepada polisi atau trial by mob,” tulisnya.
“Mereka pernah sukses di kasus Ahok. Dan diulangi di banyak daerah. Butuh keberanian dari pihak polisi untuk melihat kasus dari bukti hukumnya, bukan karena tekanannya,” lanjutnya.
- Briton Family Gathering 2026 Perkuat Kebersamaan Keluarga dan Semangat Upgrade Makassar
- IKATEK Unhas Gelar Rakornas, Perkuat Sinergi Alumni untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
- Yayasan Mitra Netra Perkuat Kesiapan Mahasiswa Tunanetra Makassar Memasuki Dunia Kerja
- Bimtek NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif: Target Pertahankan Kekuatan di 2029
- Kolaborasi PT Vale, Rawat Pesisir dan Jaga Masa Depan di Luwu Timur
Menurut Denny, “pola kadrun” yang melakukan teknik penekanan massa kepada polisi merupakan pola yang sudah banyak diimplementasikan secara berulang di berbagai daerah, termasuk pada kasus Ahok dulu.
Untuk itu, ia berharap agar sekiranya pihak kepolisian bisa lebih berani melihat kasus berdasarkan bukti hukumnya, bukan karena tekanannya.
Opininya tersebut tampak menuai banyak pro dari sebagian netizen yang turut berkomentar.
“Setuju sekali bang, sekarang enggak jamannya lagi pakai tekanan masa kayak begitu. Tinggal tunggu keberanian pihak berwajib saja dalam penanganannya,” ujar akun @EdyP21.
“Betul2 Bang. Setuju itu, jangan kalah dengan the power of keroyokan (emoji tersenyum),” timpal akun @Aguspesona23.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
