Masuk

Terlibat Kasus Korupsi, Eks Menteri Kehakiman China Dijatuhkan Hukuman Mati

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Terlibat kasus korupsi lebih dari USD 16 Juta, Eks Menteri Kehakiman FU Zheng hua dijatuhkan hukuman mati.

Dimana hal tersebut disampaikan Pengadilan China pada kami pekan lalu dan  dinyatakan bersalah dengan penangguhan hukuman dua tahun.

Hukuman mati dapat diringankan setelah dua tahun penjara, menurut putusan pengadilan.

Baca Juga: Jusuf Kalla Kritisi Pengolahan Nikel RI

Dia menjabat sebagai menteri kehakiman antara Maret 2018 hingga April 2020.

Dia dituduh “mengambil keuntungan” dari posisinya antara tahun 2005 dan 2021, termasuk menerima suap senilai lebih dari 117 juta yuan (sekitar USD16,76 juta) dan “melanggar hukum untuk kepentingan pribadi.”

Pengadilan mencabut hak politik Fu seumur hidup dan menyita semua harta pribadinya.

Baca Juga: Rudolf Tobing Dijerat Kasus Pembunuhan Berencana dan Terancam Hukuman Mati

“Setelah dua tahun penangguhan hukuman mati, hukuman Fu dapat diubah menjadi penjara seumur hidup sesuai dengan hukum, tetapi tidak ada pengurangan lebih lanjut atau pembebasan bersyarat yang akan diberikan kepadanya,” menurut putusan pengadilan. Dikutip Terkini.id dari Suara.com, Senin 26 September 2022.

Selain dari itu, diketahui Mantan pejabat China itu memegang posisi seperti kepala Biro Keamanan Publik Kota Beijing, wakil menteri keamanan publik, menteri kehakiman, dan wakil kepala Komite Nasional Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China untuk Urusan Sosial dan Hukum (CPPCC) .

Pengadilan menemukan bahwa Fu telah menyembunyikan bukti yang melibatkan dugaan kejahatan serius yang dilakukan oleh saudaranya Fu Weihua saat menjabat sebagai kepala biro keamanan publik Beijing antara tahun 2014 dan 2015.

“Penyembunyiaan bukti ini memungkinkan Fu Weihua untuk menghindari penuntutan untuk waktu yang lama,” kata pengadilan dalam putusannya.

Baca Juga: Faizal Assegaf Soroti Pernyataan Mahfud MD Soal Berikan Hukuman Mati Ke Koruptor: Dimulai dari Kasus Bendum PBNU

Lanjut “Jumlah suap yang diambil Fu sangat besar, dan dia melakukan kejahatan yang sangat serius, yang menyebabkan kerugian besar bagi kepentingan negara dan rakyat dan juga memiliki dampak sosial yang sangat buruk,” tambah pernyataan itu.

Pengadilan mengatakan Fu menerima “hukuman ringan” karena dia “mengakui semua kejahatannya dan mengaku bersalah selama penyelidikan, memberikan petunjuk untuk kasus-kasus penting, dan telah kooperatif dalam mengembalikan keuntungan ilegalnya.”

Fu ditugaskan di Komite Urusan Sosial dan Hukum Komite Nasional CPPCC setelah menjabat sebagai menteri kehakiman tahun lalu.