Makassar Terkini
Masuk

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati, Warganet Sebut ‘Kelar Sudah Geng Duren Saat Ini’

Terkini.id, Jakarta- Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus kematian Brigadir J

Ferdy Sambo dijerat dengan Pasal Pembunuhan Berencana dan terancam diganjar hukuman mati

Kabar Ferdy Sambo menjadi tersangka atas kasus kematian Brigadir J sontak menjadi sorotan publik, bahkan di sosial media. 

Salah seorang warganet bernama akun @pengarang_sajak turut berkomentar mengenai Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus Brigadir J. 

Warganet itu berkomentar malalui akun Twitternya yang diunggah pada Selasa 9 Agustus 2022. 

Melalui unggahannya, warganet itu mengatakan dengan jelas bahwa “Geng Duren” sudah kelar. 

“Kelar sudah genk duren saat ini,” tulis warganet tersebut. 

Lebih lanjut, akun @pengarang_sajak menyebut terdapat pelajaran dari kasus kematian Brigadir J dengan Ferdy Sambo sebagai tersangka. 

Adapun pelajarannya, kata warganet itu, adalah himbauan untuk tidak main-main dengan suara rakyat. 

Pasalnya, rakyat disebut mendukung presiden, Menko Polhukam, Kapolri, Kapolda yang bersih. 

“Pelajaran. Jangan main-main sama suara rakyat yang dukung Presiden, MenkoPolhukam, Kapolri, Kapolda yang bersih,”

(Twitter/pengarang_sajak)

Dikutip dari Detik, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menerapkan pasal pembunuhan berencana terhadap tersangka Ferdy Sambo. 

Komjen Agus Andrianto menerapkan pasal pembunuhan berencana atas peran Ferdy Sambo dalam  membuat skenario pembunuhan Brigadir J. 

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka, menurut peran masing-masing, penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto 55, 56 KUHP,” ujar Komjen Agus dalam konferensi pers, Selasa 9 Agustus 2022. 

“Dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” sambungnya. 

Adapun Pasal 340 KUHP tertuang dalam BAB XIX tentang Kejahatan terhadap Nyawa atau Pembunuhan Berencana. Dikutip dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang dilansir dari situs resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Mahkamah Agung-RI, bunyi Pasal 340 KUHP adalah sebagai berikut.

Isi Pasal 340 KUHP:

Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun.

Sementara itu, Pasal 338 KUHP termuat dalam Bab XIX KUHP tentang Kejahatan terhadap Nyawa. Dikutip dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang dilansir dari situs resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Mahkamah Agung-RI, isi Pasal 338 KUHP adalah berbunyi sebagai berikut:

Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan dari pihak Ferdy Sambo terkait komentar warganet bernama akun @pengarang_sajak.