Ternyata Ini Alasan Mengapa Satpol PP Perempuan Harus Menarik

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Iman Hud

Terkini.id, Makassar – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Iman Hud, mengatakan memberi standar penerimaan Satpol PP perempuan selama ini. Ia memberi penjelasan bahwa mereka harus berpenampilan menarik dan rapi dalam menjalankan tugas.

“Artinya saat menyampaikan pesan, kalau tidak rapi dan menarik itu susah orang (masyarakat) menerima, apalagi dia di jalur terdepan,” kata dia kepada Terkini, Selasa, 13 Agustus 2019.

Ia menyebut kesan pertama saat berhadapan dengan masyarakat menjadi sangat penting agar terjadi komunikasi yang baik.

Iman bercerita, dulu yang namanya Tentara dan Polisi adalah pekerjaan laki-laki. Sementara stigma hari ini ihwal perempuan mengalami pergeseran.

“Karena yang kita hadapi saat ini lebih banyak perempuan dibanding laki-laki, sehingga dengan adanya perempuan tidak menimbulkan kontroversi dalam hal penanganan pelanggaran-pelanggaran, misalnya dalam menghadapi demo,” ungkapnya.

Iman mengungkapkan bahwa perempuan mampu melakukan semua pekerjaan yang ada di dunia ini. Justru, kata dia, ada pekerjaan laki-laki yang tak bisa dilakukan perempuan.

“Yakni melahirkan,” tutur Iman.

Memasuki era gender dan emansipasi, Iman menyebut peran perempuan sangat dibutuhkan. Terutama, menurut dia, menangani masalah-masalah ketertiban yang menyangkut keluarga.

Sejauh ini, Iman mengatakan, stigma ihwal Satpol PP yang garang sudah semakin menurun di kalangan masyarakat.

“Kalaupun misalnya terjadi kericuhan, tidak mungkin dia mau lempari perempuan karena lambang ibu. Semarah-marahnya laki-laki tidak mungkin mereka mencederai wanita,” tutup Iman.

Berita Terkait
Komentar
Terkini