Terungkap Calon Menteri Jokowi: Nadiem Makarim, Wishnutama hingga Bupati Cantik

Terkini.id, Jakarta – Meskipun belum resmi diumumkan, namun beberapa nama hampir dipastikan akan menjadi menteri Joko Widodo – Ma’ruf Amin untuk kabinet kerja jilid II.

Beberapa sosok tersebut mengemuka lantaran datang ke Istana Presiden pada Senin 21 Oktober 2019, sehari setelah pelantikan Presiden dan Wapres.

Beberapa sosok yang sudah datang karena dipanggil ke Istana hingga saat ini adalah Mahfud Md, mantan Direktur Utama Trans TV Wishnutama, Bos Go-Jek Nadiem Makarim, hingga Bupati Minahasa Selatan Christiany E Tetty Paruntu.

Melansir dari detik, keempat sosok tersebut terlihat datang ke Istana karena dipanggil Jokowi. Mereka  memakai pakaian putih.

Wishnutama mengaku mendapat panggilan dari Jokowi semalam, Minggu 20 Oktober 2019.

Baca juga:

Sementara, Mahfud Md terang-terang mengaku dipanggil karena memang ditawari menjadi menteri.

Mahfud juga mengungkapkan, rencana hari Rabu pagi diminta untuk berkumpul di Istana Negara.

“Intinya saya diminta beliau menjadi salah seorang menteri. Kalau tidak berubah akan dilantik besok kysa hari Rabu pagi sudah berkumpul di sini,” kata Mahfud MD di Istana Negara.

Mahfud tidak tahu akan menjadi menteri apa, namun Mahfud mengaku saat bertemu Jokowi banyak berbincang soal problem Indonesia yang sifatnya makro.

“Ekonomi politik sosial. Kemudian yang agak dalam kami diskusi masalah pelanggaran ham, hukum yang kurang menggigit,” ungkap Mahfud MD.

Sosok lain yang dipanggil adalah Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu. Saat ditemui wartawan, Tetty tidak banyak bicara.

Nadiem Makarim Mundur dari Go-Jek

Sementara itu, Nadiem Makarim yang juga datang ke Istana diduga kuat menjadi salah satu menteri di kabinet baru Presiden Joko Widodo.

Hal itu terlihat setelah Nadiem menegaskan bahwa dirinya sudah mundur dari Gojek.

“Posisi saya di Gojek sudah mundur, sama sekali tidak ada posisi dan kekuasaan apapun,” sebutnya kepada wartawan di istana.

Jabatan Nadiem di Gojek adalah sebagai CEO. Dengan demikian, saat ini dia sudah tidak menjabat posisi tersebut.

“Mulai hari ini, saya tidak ada posisi dan kewenangan lagi di Gojek,” kata dia.

Komentar

Rekomendasi

Ada Tambahan, Uang Negara Keluar Rp 677 Triliun untuk Penanganan Corona

JK: Jaga Jarak Sangat Bisa Dilakukan di Masjid, Beda dengan Pasar atau Mal

Video: Detik-detik Ruslan Buton Cium Tangan Ibunya Sebelum Dijemput Polisi

New Normal, JK Minta Rumah Ibadah Dibuka Lebih Dulu lalu Mal dan Kantor

Heboh Kemunculan Bulan Bercincin di Banyuwangi, Ini Penjelasan Peneliti Bosscha

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar