Masuk

Terungkap Hal yang Buat Penyidik Ragu Ambil Keputusan Saat Awal Kasus Pembunuhan Brigadir J

Komentar

Terkini.Id, Jakarta – Terungkap hal yang membuat para penyidik dari kepolisian ragu mengambil keputusan saat awal menangani kasus pembunuhan brigadir Yosua Hutabarat yang melibatkan Ferdy Sambo.

Di dalam persidangan saksi menyebut penyidik dari kepolisian ragu ambil keputusan dikarenakan saat itu Ferdy Sambo masih menjabat Kadiv Propam Polri.

“Izin Yang Mulia, izin menjawab. Jadi untuk poin tersebut, ini menurut pendapat saya sebagai bawahan, jadi memang pada saat pelaporan itu saya sampaikan itu emang perintah Pak Sambo pak, jadi mungkin keraguan yang dihadapi beliau adalah yang memerintahkan seorang kadiv propam Pak, mungkin itu,” ungkap mantan Kanit I Satreskrim Polres Jaksel AKP Rifaizal Samual, dilansir dari detikNews, Jumat 4 November 2022.

Baca Juga: Pleidoi Ferdy Sambo Ditolak, Jaksa: Tidak Memiliki Dasar Yuridis yang Kuat

Rifaizal Samual mengungkap rahasia betapa kuatnya Ferdy Sambo. Samual menyebut jenderal polisi bintang dua di tubuh Polri itu banyak, tapi Kadiv Propam hanya satu dan memiliki kewenangan khusus terhadap polisi umum.

“Siap Yang Mulia jadi, saya sampaikan seperti apa yang saya sampaikan, bahwa seorang Kadiv Propam berpangkat Irjen pol, bintang dua di Polri ini banyak Pak, akan tetapi Kadiv Propam ini hanya satu, kalau di TNI kan ya POM nya TNI, artinya memiliki kewenangan khusus terhadap polisi umum,” ujar Samual.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ditemukan tanggapan dari pihak Ferdy Sambo terkait pernyataan saksi dalam kasus pembunuhan brigadir J menyebutkan penyidik dari kepolisian ragu ambil keputusan dikarenakan saat itu Ferdy Sambo masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.