THM di Makassar Tutup Mulai Hari Ini untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb
Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb menegaskan bakal menutup Tempat Hiburan Makassar (THM) bila tidak mengikuti instruksi. Satpol-PP dan Polsek bakal berkeliling melakukan pemantauan.

“Satpol pp dan Polsek jaga di sana untuk yang buka langsung ditutup,” kata Iqbal, Senin, 23 Maret 2020.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar resmi menutup Tempat Hiburan Makassar (THM) selama dua pekan, terhitung mulai 23 Maret 2020, hingga 5 April mendatang melalui surat edaran dari Dinas Parawisata yang dikeluarkan pada Minggu, 22 Maret 2020.

“THM sudah ada edaran. Dibuat surat edaran sejak kemarin,” tegasnya.

Sejumlah pertimbangan ihwal penutupan THM, lantaran dikhawatirkan lokasi yang kerap dikunjungi oleh masyarakat akan menimbulkan penyebaran virus.

“THM itu yang paling banyak di (Jalan) Nusantara. Anak Buah Kapal (ABK) biasanya menunggu kapal barang itu banyak di situ dan itu sangat rawan. Itu kita prioritas kan,” sambung Iqbal.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnaen mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Pemkot Makassar, maka seluruh usaha-usaha hiburan diimbau menutup sementara kegiatan usaha sejak hari ini, 23 Maret 2020 hingga 5 April mendatang.

Pihaknya juga meminta kepada para pengelola usaha untuk sementara waktu agar karyawan dilarang mudik sampai batas waktu yang ditentukan. Ia mengatakan sambil menunggu koordinasi selanjutnya dengan pihak Pemkot Makassar.

“Kita kasi waktu untuk pihak pengelola bagaimana langkah ke depan kalau misalnya usahanya ditutup untuk sementata waktu, bagaimana nanti karyawaannya,” kata dia.

Kedepan, pihak AUHM akan bekerja sama dengan Satpol PP untuk proses pengawasan mengenai penutupan nantinya.

Saat ditanya bila ada yang melanggar, Zulkarnaen mengatakan akan melapor ke Pemkot untuk mencabut izin usahanya.

“Mengenai hal itu, tentu ada sanksi, kami akan melapor ke Pemkot untuk mencabut izin usahanya. Kita harus disiplin untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

Gandeng PMI Makassar, PT Bintang Salurkan 1000 APD ke Sejumlah RS

DPRD Makassar Alokasikan Rp10 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

KM Lambelu Dikarantina 2 Mil Dari Dermaga Makassar

Pemkot Makassar Belum Terapkan PSBB, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Hindari Politisasi Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19

Jurnalis distribusikan APD di 11 Kecamatan Kota Makassar

PMI Makassar Semprot Disinfektan Balai Kota

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar